Nah, Kapolda Tampik Ada Titipan di Penerimaan Capa SIP Polda Sulselbar

oleh -335 views

20150212_16_59_46Indotimnews.com– Seleksi penerimaan Calon Perwira (Capa) Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang saat ini tengah berlangsung di Mapolda Sulselbar, menuai dugaan adanya aksi titip pejabat negara untuk bisa lolos seleksi.

Hal itupun ditampik keras Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Anton Setiadji mellaui Kabid Humas, Kombes Pol. Endi Sutendi dalam relesnya yang diterima redaksi ini.

“Perlu diketahui dan disampaikan pada seluruh personil Polri dan masyarakat khususnya para peserta seleksi, dalam rangka pelaksanaan Seleksi SIP secara umum dan khususnya di Polda Sulselbar semuanya mempedomani ketentuan yang ada,” ucap Kapolda dalam relesnya, Kamis (12/2/2015)

Dijelaskan, aturan maupun mekanisme serta Prosedur yang berlaku menjadi pedoman dari sistem peneri maan mempedomani prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Hu manis) bebas KKN.

“Semua peserta mempunyai peluang dan kesempatan yang sama , jadi untuk kelulus an masing2 peserta tergantung pada kemampuan, kualitas dan hasil yang diperoleh para peserta seleksi,” tambahnya.

Ketika peserta seleksi kata Kapolda Sulsel, mendapatkan hasil yang bagus dan memenuhi syarat kelulusan serta masuk da lam rangking kuota yang telah ditentukan untuk Polda Sulsel sesuai ketentuan dari pusat, tentu akan lulus seleksi dan dapat mengikuti pendidikan SIP nantinya.

“Dengan demikian adanya isu jatah, titipan yang cenderung ke arah KKN tidaklah benar dan dapat di hindari dan diminimalisir dalam proses penerimaan SIP, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau diuntungkan,” cetus Irjen Pol. Anton Setiadji.

Lanjutnya, semua diperlaku kan sama, tidak ada yang di istimewakan maupun sebaliknya didiskriminasi ataupun dirugikan.

“Jika ada pi hak yg dirugikan di persilahkan melapor pada petugas yang berwenang dengan catatan dapat menunjuk an bukti pelanggaran sehingga pihak berwenang dapat menindaklanjuti masalah sesuai aturan hukum yang berlaku.

‘Saya berharap semua pihak agar menghormati dan menjunjung tinggi serta mempedomani aturan hak yang berlaku. Jadi pada prinsipnya jika ada calon pe serta yang memiliki kedekatan dengan seorang pejabat di Polda maupun di tempat lainnya, atau jika ada juga pi hak pejabat siapapun tanpa terkecuali yang menitipkan calon namun hasil tes tidak memenuhi syarat, maka bersangkutan tidak akan diluluskan,” cetus Irjen Pol. Anton Setiadji.

Ditegaskan, bahwa proses seleksi harus dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku jika terbukti ada oknum yg melanggar akan di tindak tegas sesuai aturan hukum yg berlaku.

(Zulkifli)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.