Narkoba miliaran rupiah dibekuk aparat Polresta Makassar

oleh -103 views

IMG_20150519_021309Indotimnews.com– Satuan Narkoba Polisi Resort Kota Besar Makassar ( Polrestabes ) menagkap pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Tiddopuli VI nomor 10 Makassar, Senin (18/5) sekitar pukul 10:00 wita.

Pelaku berinisial Y (21) ditangkap polisi bersama dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1,1 kilo gram. Jika dirupiahkan barang haram tersebut senilai dua milyar lebih. Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan satu buah timbangan skil dan 400 lembar plastik beda ukuran yang diperkirakan akan ditempati sabu-sabu.

Wakil Kepala Satuan Narkoba polrestabes makassar, Kompol Fajrin saat mengekspos pelaku bersama barang bukti diruangannya mengungkapkan, bahwa pelaku mendapatkan sabu-sabu itu dari salah seorang berinisial A yang saat ini berada di Kalimantan. Diakuinya, pelaku merupakan Target Operasi pihaknya dalam kurung waktu satu bulan terakhir dan berhasil menangkapnya setelah satu minggu menyimpang barang haram itu di dalam kamar pelaku.

Barang bukti sabu 1,1 kg bentuk kristal itu diamankan dalam kemasan bungkusan plastik sebanyak 11 bungkus yang tersimpang dalam tas hitam milik pelaku. “Jadi dapak kami sampaikan bahwa pelaku merupakan TO kami selama satu bulan ini, dan kami tangkap tadi pagi berdasarkan hasil pengintaian anggota kami selama ini” ucap Kompol Fajrin.

Fajrin menuturkan, kronologi pengiriman barang hingga penangkapan pelaku berawal saat pemilik sabu-sabu berinisial A di Nunukan, Kalimantan. Menelpon pelaku bahwa barang tersebut telah tiba di pelabuhan Pare, Kota Pare-Pare Sulawesi Selatan

Pelaku yang lansung ditetapkan sebagai tersangka ini kemudian menjemput barang haram tersebut ke pelabuhan menggunakan motor dan mengambilnya di tempat sampah sekitar area pelabuhan dan lansung membawanya ke Makassar.

Namun, karena tersangka menunggu perintah dari bos untuk diedarkan hingga tinggal di rumah tersangka selama satu minggu lamanya. Beruntung, polisi yang telah lama mengintai tersangka lansung bergerak dan melakukan penyergapan di rumahnya.
Tersangka bersama barang bukti 1,1 kilo gram pun berhasil ditangkap.

“Dapat dinilaikan harga per gramnya itu 1.200.000 sampai 1.800.000 , jika dikali 1 kilo kira-kira senilai 2M. Kami belum bisa katakan apakah dia bandar atau bukan karena masih akan dilakukan pemeriksaan,” tutur Fajrin.

Tersangka akan di hadapkan dengan UU nomor 35 tahun 2009 pasal 114 tentang penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup (tejo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.