Oknum karyawan Imigrasi diduga pasok imigran, Aktivis Makassar Segel Kantor IOM

oleh -304 views

IMG_20151012_151011_editMakassar– Banyaknya imigran yang masuk dan ditampung di Kota Makassar, diduga kuat oleh aktivis yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Makassar tak lepas dari campurtangan sejumlah oknum pegawai di Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar.

Puluhan aktivis inipun melakukan unjukrasa, Senin (12/10), dan melakukan penyegelan Kantor Internasional Organisation for Migran (IOM) dan UNHCR, di Jalan Ratulangi.

“Kami melakukan bentuk penyegelan ini karena banyaknya penyelundupan manusia yang masuk di kota ini. Kami menduga kuat masalah ini menggunakan jasa oknum pegawai imigran,” jelas Ketua Gerakan Revolusi Demokratik yang tergabung dalam koalisi ini, Amar Anggriawan.

Yang membuat para aktivis terperangah lagi, pihak kepolisian saja tak mengetahui keberadaan kantor organisasi ini. Malah menurutnya, ada oknum anggota kepolisian yang bertugas di Polda sempat menjaga kantor tersebut.

Anehnya lagi kata Amar Angriawan, tak satupun pihak IOM maupun UNHCR yang mau memberi penjelasan pada pengunjuk rasa.

“Ini memperjelas bahwa ada ketimpangan yang mungkin ditutup-tutupi oleh pihak Imigrasi Makassar, kepolisian, IOM dan UNHCR dari masuknya imigran yang berjumlah sekitar 1.900 orangyang tersebar di beberapa titik di Kota Makassar,” tambah aktivis dalam orasinya yang bergabung dalam koalisi ini.

Dijelaskan Amar Angriawan, para uimigran itu kebanyakan. Pindahan dari Sukabumi, Bogor, Cianjur Jawa Barat yang seharusnya bukan berpindah antar pulau, tetapi antar negara ke tiga yang menjadi tujuan penampungan imigran yakni Aborigin Australia. (Zulkifli)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.