Opini: Angaran reklamasi Pertambangan Sultra dikorup?

oleh -491 views

Indotimnews– Salam pergerakan dari gerbang utara Kota Anoa, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Problematika pertambangan di sultra yang banyak menuai kontroversi sampai hari, menyangkut persoaln reklamasi tambang ini menjadi isu hangat untuk kita diskusikan.

Sebagaimana kemudian kita ketahui bahwa Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Kehutanan dan Perkebunan No 146 tahun 1999, reklamasi bekas tambang adalah usaha memperbaiki atau memulihkan kembali lahan dan vegetasi dalam kawasan hutan yang rusak sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan dan energi.

Tentunya iti bertujuan agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan peruntukannya.

Serta Kepmen tentang pedoman reklamasi bekas tambang dalam kawasan hutan itu mensyaratkan perlibatan masyarakat dalam proses reklamasi bekas tambang agar dapat menyentuh dari sisi sosial, ekonomi, budaya dan politik yang berkembang di masyarakat.

Namun alangkah ironis, reklamasi pasca pertambangan di Sultra, khususnya Kolaka Utara (Kolut), tidak dilaksanakan sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang.

Malah anggaran reklamasi tersebut diduga dikorup oleh pemerintah. Oleh karena itu tak ada kata selain Save kolut.

Penulis

loading...
loading...