Home / Indotimnews / OPINI: Demokrasi yang Berkuliatas dan Berintegritas, Beri Ruang Untuk Perubahan

OPINI: Demokrasi yang Berkuliatas dan Berintegritas, Beri Ruang Untuk Perubahan

Oleh; Ardiansyah

2019 adalah momentum yang sangat tepat Melalui pesta demokrasi lima tahunan yang sangat populer dikenal dengan sebutan pilcaleg untuk kita bersama sama meneropong, mendorong dan mewujudkan daerah , bangsa Indonesia yang lebih baik

Sahabatku, secara personal, Setidak tidaknya pada momentum ini ada empat (4) partai politik yang menawarkan dan mengajak saya secara pribadi untuk ikut bergabung mengambil posisi sebagai caleg dengan berbagai pertimbangan , tawaran bahkan janji janji politik, sekalipun posisi saya secara personal tidak terlalu kuat jikalau harus melihat fakta politik pada pilcaleg 2104 yang lalu dimana saya ikut berkompetisi meramaikan pesta demokrasi melalu partai Amanat Nasional dengan hanya meraup suara di kisaran 700 an dengan menempati urutan ketiga dari 12 caleg PAN didapil itu, ia belum ditakdirkan untuk menjadi pembelah rakyat pada masa itu karena PAN mampu merebut 1 kursi pada pilcaleg 2014 lalu pada dapil dimana saya ikut berkompetisi.

Sahabat, saya ingin menyampaikan bahwa pada masa itu bukanlah kursi empuk, bukanlah jabatan, dan apatah lagi sekedar prestise sebagai anggota DPRD yang menjadi semangat dan motivasi saya saat itu untuk ikut bertarung, tetapi lebih dari itu semua ada semangat sebagai anak desa untuk ikut Berkonstribusi pemikiran, kerja dan gerakan untuk Luwu utara yang lebih baik jika seandainya diamanahi sebagai wakil rakyat pada masa itu, ia Sahabat sekali lagi saya harus tegaskan bahwa bukan itu semua ( jabatan, kursi empuk, dan prestise) apatah lagi jika sekedar berburu materi dan pundi – pundi rupiah yang ramai diperebutkan dan dikejar oleh banyak orang yang juga mengambil posisi yang sama dengan saya pada saat itu, karena pada saat itu pada sebuah prusahaan swasta saya tercatat sebagai Manager untuk satu wilayah provinsi yang tentunya secara status dan jabatan tidak kalah dengan jabatan seorang legislator jika sudut pandangnya dari aspek jabatan dan prestise.

Sahabat, melalui momentum yang sangat strategis ini momentum pilcaleg izinkan saya menitipkan sedikit pesan kepada kita semua saudara saya sebagai rakyat.

Sahabat, bahwa momentum pilcaleg ini bukanlah semata mata menjadi momentum bagi partai politik baik bagi partai yang sedang berkuasa untuk bagaimana terus mempertahankan kekuasaannya ataupun bagi partai politik yang belum berkuasa untuk juga ikut merebut kekuasaan, bukan juga sekedar momentum bagi caleg secara personal baik yang sebelumnya sudah bersatus sebagai legislator untuk melanggengkan kursi empuknya ataupun pendatang baru yang mencoba untuk juga ikut duduk dikursi panas itu, bukan juga hanya momentum bagi KPU untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara , bukan juga sekedar momentum bagi Bawaslu untuk menjalankan fungsi fungsi pengawasan dalam ikut mendorong dan mewujudkan pilcaleg yg demokratis dan berkualitas, bukan juga sekedar momentum bagi TNI /Polri untuk ikut Berkonstribusi dalam mewujudkan cipta kondisi dan kamtibmas yang kondusif .

Ditengah tengah masyarakat, bukan juga sekedar momentum bagi para pedagang untuk melariskan barang dagangannya yang biasanya meningkat sangat pesat oleh derasnya arus permintaan barang, baik yang datang dari partai politik, caleg dan ataupun juga yang datang dari Donatur/ cukong untuk dijadikan sebagai penyambung lidah dan buah tangan yang berimpit dengan muatan politis baik oleh partai politik maupun oleh caleg kepada konstituen.

Tetapi lebih dari itu semua momentum pilcaleg sebagai momentum Demokrasi ataupun dikenal sebagai pesta rakyat adalah momentum yang sangat strategis bagi kita rakyat biasa apatahlagi rakyat yang selama ini termarjinalkan untuk memberikan Konstribusi terhadap lahirnya THe next leader yang berkualitas yang tentunya bermuara pada perbaikan sistem demokrasi, sistem pemerintahan dan pelayanan publik dimasa masa yang akan datang.

Sahabat, kita jangan pernah merawat pemikiran bahwa kita ini hanyalah rakyat biasa, rakyat yang termarjinalkan, rakyat yang selama ini hidup digaris pinggiran, rakyat yang selama ini hidup dibawah garis kemiskinan , rakyat yang selama ini tidak terdengarkan akan aspirasi dan Jeritannya, rakyat yang selama ini hanya dibutuhkan dimasa masa pemilihan dan rakyat yang selama ini telah Tergadaikan Disetiap momentum pemilihan

Sahabat, sungguh demokrasi Direpublik ini telah menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, bahwa kekuasaan itu dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, olehnya itu melalui momentum yang sangat strategis ini saya mengajak kepada kita semua sesama rakyat dan atas nama rakyat untuk merubah dan meluruskan pola pikir kita bahwa sungguh kita lah rakyat yang menentukan masa depan daerah dan bangsa ini, bahwa melalui pilihan dan sikap politik kitalah akan lahir THe next leader yang akan mendrive daerah dan Republik ini sebagai rumah besar bagi kita semua.

Sahabat, olehny itu mari kita menempatkan diri dan posisi kita pada posisi yang terhormat bahwa ditangan kitalah, bahwa pada penilaian kitalah, dan terlebih bahwa pda pilihan kitalah yang akan menjadi penentu siapa Diantara saudara saudara kita yang akan kita mandat menjadi THe next leader yang akan menjadi loudspeaker pada ruang ruang tertutup , dan pada gedung gedung megah nan tinggi menjulang kelangit untuk terus menyuarakan suara kebenaran, suara rakyat dan menyuaran suara yang berpihak pada rakyat.

Sahabat , pada akhir akhir ini hinggap tanggal 17 Juli 2018 ini, kita akan menyaksikan dan melihat beberapa Diantara saudara saudara kita yang sibuk mempersiapkan diri sebagai bakal calon legislator yang nantinya akan mewakili kita semua, olehnya itu sahabat mulai dari proses itu mari kita semua melihat, mengamati dan mencari tahu, siapa Diantara saudara saudara kita itu, ini penting agar pada saatnya nanti kita dapat mengambil keputusan , menjatuhkan pilihan secara rasional, kritis, logis , objektif dan berkualitas pada sosok yang tepat. Ingatlah bahwa pada pilihan kita itulah yang akan menjadi penentu apakah daerah , bangsa dan Republik yang kita cintai ini akan menjadi daerah, bangsa dan Republik yang Maju, mundur atau bahkan menjadi daerah , bangsa dan Republik yang dikuasai oleh bangsa – bangsa lain didunia ini.

Begitupun dengan partai politik, saya menitipkan pesan bahwa cukuplah kemenangan kotak kosong pada beberapa Pilkada yang menjadi cambuk dan hantaman tajam bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap partai kian menipis dan menyedihkan, olehnya itu saya mengajak kepada siapapun saudaraku sebagai pemegang kekuasaan pada partai politik untuk tidak hanya melihat calon legislator dari sisi ekonominya dan popularitasnya tetapi lebih dari itu jadikanlah sisi kualitas, pengalaman, integritas , dan loyalitasnya untuk senantiasa bersama dengan rakyat sebagai penilaian utama dalam menetapkan calon legislatornya.

#Wujudkan Demokrasi yang Berkuliatas dan berintegritas
#berani lebih baik
#beri ruang untuk hadirnya perubahan
#perhimpunan pemuda wasantara.

loading...