Opini: Makassar, Geng Motor dan Anak Busur

oleh -220 views

IMG_20141218_030737

 Oleh: Zulkifli Malik

Kota Makassar yang dulu, boleh dikatakan daerah yang nyaman ditempati. Bahkan para pengunjung dari luar wilayah Sulsel, jika berada di Makassar merasa tenang dan damai.

Namun, belakangan ini, aksi kriminal, kerap mengganggu, bahkan sudah ke level berbahaya. Artinya, sejumlah warga yang tak bersalah harus meregang nyawa, akibat perbuatan brutal kelompok-kelompok remaja yang bersenjatakan busur.

Makassar kini ekan diselimuti para pelaku kriminal kelompok bermotor yang dilengkap senjata tajam (sajam) seperti anak pana atau busur yang terbuat dari besi maupun trali roda kendaraan.

Kelompok bermotor yang dikenal dengan nama geng motor, telah menebar disetiap sudut kota. Sasarannyapun tak dipili. Baik yang muda, dan tua kerap menjadi objek gerakan radikal para pelaku aksi geng motor anarkis tersebut.

Bahkan sasaran utama akhir-akhir ini adalah sejumlah mini market. Seperti Alfa Mart, Indo Mart dan lainnya, menjadi salahsatu titi aksi mereka.

Uniknya, sebahagian besar para pelaku kriminal kelompok bermotor yang setiap saat merampok, melakukan pencurian secara kekerasan bahkan pembunuhan dilakukan oleh para pelajar.

Entah, mengapa generasi kita yang semestinya jadi generasi penerus dan pemimpin bangsa harus melibatkan diri ke aksi-aksi yang akan membuat masa depan mereka hancur lebur.

Nah, hampir seluruh warga di Kota Makassar, saat ini merasa tak nyaman lagi dan bakal dihadapkan pada persoalan aksi geng motor anarkis yang mengancam setiap saat.

Tentuny, warga teramat berharap agar aparat kepolisian mengambil langkah-langkah hukum yang menjamin keselamatan nyawa warga kota ini. Bukan berarti setelah ada korban yang jatuh, baru melakukan tindkan.

Anehnya, pergerakan kelompok gang motor anarkis ini sekan sulit terditeksi aparat hukum. Mereka seakan lebih leluasa melakukan aksi-aksi kriminalnya dengan kekuatan senjata busur di tangan.

Peristiwa demi peristiwa sudah terjadi, teror kelompok bermotor
Atau geng motor anarkis ini sudah tak dapat ditolerir lagi. Bahkan muncul kesan pemberantasan geng motor anarkis lebih sulit dari pada melakukan penyergapa teroris .

Sekedar mengingatkan saja, bahwa geng motor anarkis sebenarnya tidaklah sulit dibasmi. Tinggal pihak aparat kepolisian ataupun TNI memperkuat tim intelejen mereka dalam menditeksi titik kuimpul gang motor anarkis.

Atau sebaiknya, pihak kepolisian yang sudah melakukan penangkapan dan pendataan terhadap pelaku geng motot anarkis, mengundang mereka untuk bisa diberi pencerahan akan kemanan kota ini.

Jika ini terus menerus dibiarkan image, Kota Makassar, Geng Motor anarkis dan senjata abusur jadi satu kesatuan yang sulit terpisahkan, sulit terhapus.

Sampai kapan ketakutan warga terhadap aksi kriminal ini? Mungkin jawabannya ada di tangan aparat huku! (*)

Penulis adalah Redaktur media ini.

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.