Home / Indotimnews / OPINI: Menguji Kualitas Demokrasi Sulsel di Tangan Empat Kandidat Cagub dan Wakilnya

OPINI: Menguji Kualitas Demokrasi Sulsel di Tangan Empat Kandidat Cagub dan Wakilnya

Oleh: Muzakkar
Aktivis Kemahasiswaan

Tidak lama lagi masyarakat sulawesi selatan akan menyambut pesta demokrasi,tentunya dalam pesta harus meriah, damai, jujur adil dan rahasia, dalam menentukan pilihan pemimpin yang akan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat. Makassar 20 juni 2018.

Sisa 7 hari lagi kita akan mengetahui siapa yang akan memimpin sul-sel 5 tahun kedepan, tentunya seiring sejalan keinginan masyarakat banyak secara demokratis, sesuai dengan hasil perhitungan suara resmi di KPU sul-sel.

Tidak terpungkiri lagi hasrat berkuasa itu semua ada di dalam diri para calon, sehingga di butuhkan strategi yang matang di antara ke empat calon, akan tetapi strategi yang harus di jalankan dalam bentuk taktis harus sejalan dengan aturan main yang di antur dalam undang-undang, sehingga kualitas demokrasi teruji di momentum 27 juni 2018.

Saya selaku pengurus HMI cabang makassar di bidang politik hariandy ” mempertegas kepada ke Empat calon yang bertarung di PILGUB Sul-sel agar sekiranya tidak mengajari masyarakat tentang money politik, karena itu adalah suatu bentuk kecurangan besar, itu memalukan dan mengkerdilkan masyarakat Sul-sel, Karena Sejatinya demokrasi dari rakyat, untuk rakyat dan kembali ke rakyat, bukanlah dari uang ke uang untuk uang, karena iklim politik semakin terasa dan bau money politik semakin menyengat semoga saja tidak di temukan data dalam fakta money politik yang sangat memalukan demokrasi kita di sulawesi selatan.

Di dalam momentum politik ini kita berharap masyarakat sul-sel tidak diadu domba tetap mengedapankan perdamaian dalam artian menghindari berita hoax yang beredar di media sosial dan menghidari isu propaganda atau black campaign yang kemungkinan memecah belah masyarakat dengan kembali kepada dasar ” sipakatau, sipakalebbi, sipakainge” sesuai dengan pesan leluhur kita di masa lalu.

Tingkat kualitas politik yang tinggi adalah yang mengedepankan kejujuran, pastinya masyarakat tidak ingin di bohongi dan pemimpin juga tidak ingin di bohongi oleh rakyatnya, karena jujur adalah bagian dari pada iman dan beriman pasti berahlak mulia sejatinya pemimpin, sehingga masyarakat sul-sel butuh pemimpin yang beriman.

Kalau suara rakyat adalah suara tuhan(vox populi, vox dei) berarti tidak mungkin tuhan memilih pemimpin yang tidak jujur dan tidak beriman.oleh karena itu mari kita menentukan pilhan ta pada tanggal 27 juni 2018, pilih pemimpin yang beriman,berilmu dan beramal.(*)

loading...