Opini: Pemuda terdegradasi di era Medsos

oleh -225 views

Indotimnews– Dahulu, pemuda indentik dengan semangat yang berkobar, berapi-api dan pantang melangka mundur, dengan semangatnya yang berkobar dan pemuda kemudian menjadi gardan terdepan atau tembok dari setiap perubahan bangsa.

Dengan kebebasan yang nihil. Pemuda mampu menjadi Agent Of Change bagi bangsa Indonesia. Ingatka kita bahwa ujung tombak terlaksananya Proklamsi kemerdekaan Indonesia adalah pemuda?

Nah, Barisan pemuda dulu yang mendesak Soukarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Belum lagi pada orde baru, dan pemuda pula yang memperjuangkan Hak-hak Rakyat miskin sampai dengan taruhan nyawa. Dan begitu besar pengaru pemuda bagi perubahan bangsa hingga Soukarno kemudian menyuarakan “Beri aku 1000 orang tua Niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda Niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Berbeda dengan dahulu , kondisi pemuda masa kini mengalami degradasi, bahkan nyaris di bilang pemuda masa kini berada pada kondisi yang memperhatingkan .

Mengamalkan nilai-nilai leluhur bangsa indonesia seperti rasa hormat kepada yang lebih tua. Rasa saling menyayangi, antara umatnya, semangat perubahan dan nilai-nilai seperti hilang diri pemuda masa kini dan pemuda masa kini sibuk dengan pengakuan diri dan membuktikan ekstensinya agar di akaui sebagai pemuda yang berkekinian?

Pemuda masa kini menghabiskan waktu untuk berbagai media yang dinilai dapat membuktikan ekstensinya di masyarakat.

Dan pemuda di masa kini berlomba-lomba untuk membuat sensasi di berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Youtube, BBM, Twitter dan media sosial lainnya.

Hal seperti ini menjadi hobi di kalangan pemuda masa kini. Memang tidak semua , karena masih banyak pemuda-pemuda masa kini lainnya mengembangkan hobinya yang bermanfaat dan membuktikan ekstensi diri melalui prestasi.

Tetapi pemuda masa kini yang menghasilkan prestasi justru tenggelam diantara pemuda masa kini pencari sensasi.

Jika sja pemuda masa kini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang bermanfaat dan menghasilkan prestasi , maka bayangkan perubahan sebesar apa yang akan terjadi di Bangsa kita tercinta.

Penulis: Hasrat Masaraung/Ketua HMI Komisariat STIKES Yapika

loading...
loading...