Panglima GAM: Kami minta penegak hukum tak lemah kasus Ahok

oleh -280 views

Indotimnews– Panglima Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), Adhi Pyto P, menganggap kelemahan aparat hukum Dalam penegakan Supremasi Hukum Sangat lemah di mata masyarakat berdasarkan Amanah Konstitusi Terkait penanganan Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sangat melukai dan mengecewakan rakyat.

“Saya menegaskan, hal tersebut menjadikan profesionalisme institusi korps Polri Semakin diragukan. Aparat  berlebihan memanjakan Ahok yang terkontaminasi dengan “Politik Kekuasaan” membuat hukum melemah dan  melukai dan mengecewakan hati rakyat,” papar Adhi dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, Rabu (30/11).

Dikatakan, ini menunjukkan betapa buruknya profesionalisme kepolisian sepanjang sejarah Indonesia dalam penegakan Supremasi hukum.

“Ini terkesan pula melindungi kasus yang saat ini di tangani dan ramai diperbincangkan . Disamping itu, kebijakan institusi penegakan hukum ini justeru bersikap keras kepada Masyarakat Indonesia,’ lanjut Panglima GAM.

Adhi menjelaskan, belum lagi terhadap jajarannya Soal penanganan yang justru lebih mengedapankan kepentingan politik kekuasaan yang membuat hukum semakin lemah yang katanya ingin mereformasi lembaga penegak hukum tersebut.

“Untuk itu, tetap akan mendukung penuh aksi Bela penegakan hukum yang dijadwalkan tanggal 2 Desember (212) mendatang. Aksi tuntutan penanahan terhadap Ahok itu Yang digelar secara Nasional di 31 Provinsi,” tegasnya.

Panglima GAM berharap kepada pemimpin penegak hukum di Indonesia, agar jangan mencampur adukan penegakan Supremasi hukum dengan politik kekuasaan yang akan membuat si pelanggar hukum semakin merajalelah terlebih kepada pejabat negara yang akan semakin menggila menggunakan politik kekuasaan untuk mengintervensi Hukum dan penegakannya.

“Jika tak  mampu menangani kasus saat ini yang ramai di perbincangkan maka kami anggap telah berhianat terhadap diri sendiri Yang ingin mereformasi Polri, Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya.

Sementara itu aktivis yang tergabung dalam GAM, akan turun melakukan aksi unjukrasa pada Tanggal 2 Desember 2016.

Editor: Zoel

loading...
loading...