Pantau UNBK, Kakanwil Kemenag Sulsel Yakin Madrasah Lebih Hebat

oleh -300 views

MAKASSAR– Setelah Rangkaian Ujian Nasional untuk tingkat SMA/Madrasah Aliyah Selesau, kini giliran SMP/Madrasah Tsanawiyah melaksanakannya, dan hal ini serempak dilaksanakan secara Nasional selama 4 hari (tanggal 23 – 26 April 2018).

Senin pagi, (23 /4/18) Kakanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, memulai aktifitasnya dengan mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Biringkanaya Daya Kota Makassar guna melakukan pemantauan hari pertama pelaksanaan UNBK.

Didampingi Wakil Kepala MTsN 2 dan sejumlah Guru dan Proktor, Kakanwil menyaksikan langsung pelaksanaan ujian Nasional dari kelas ke kelas, untuk memastikan pelaksanaan UNBK di Madrasahnya berlangsung lancar dan sukses.

Dikesempatan tersebut, Kakanwil meminta secara khusus kepada proktor agar betul betul memastikan server dan jaringan tidak terganggu yang imbasnya bisa mengganggu konsentrasi peserta ujian dalam menyelesaikan soal soal ujiannya.

Diharapkannya, agar pihak madrasah menjaga integritasnya di ujian nasional ini, jangan sama sekali melakukan tindakan yang bisa mencederai proses Ujian nasional.

“Kita ini Madrasah, jaga nama baik kita, jangan kotori dengan prilaku tidak jujur dan tidak fair kita harus tunjukkan bahwa Madrasah itu hebat dan bermartabat,” pintanya.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, di Tahun 2018 ini Jumlah Madrasah pelaksana UN di Sulsel untuk tahun ajaran 2017/2018 ialah 736 Madrasah.

Madrasah yg melaksanakan ujian berbasis komputer (UNBK) sebanyak 597 Madrasah, dengan jumlah Siswa peserta UNBK sebanyak 25.714 orang.

Akan tetapi tidak semua madrasah sudah mampu melaksanakan UNBK masih ada sejumlah Madrasah yang melaksanakan UN berbasis kertas pensil (UNKP) karena keterbatasan infrastruktur dan sarana, kebanyakan yang berada di pelosok atau daerah terpencil yang sulit mendapatkan jaringan internet yakni sebanyak 139 Madrasah dengan jumlah peserta UNKP sebanyak 4.629 siswa.

“Akan tetapi, keterbatasan tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat para Madrasah untuk menunjukkan kualitasnya dalam pelaksanaan dan Hasil Ujian Nasional,” ujar mantan Kepala Madrasah Tsanawiyah Model Makassar ini. (Wrd)

loading...
loading...