Home / DAERAH / Pasokan Bantuan Sembako dan Dana Kemanusiaan Terus Mengalir ke Posko Kodim 1415/Selayar

Pasokan Bantuan Sembako dan Dana Kemanusiaan Terus Mengalir ke Posko Kodim 1415/Selayar

SELAYAR– Pasokan bantuan logistik sembako, pakaian bekas layak pakai, disertai bantuan kebutuhan korban bencana gempa bumi dan tsunami kota Donggala terus mengalir melalui Posko Penggalangan Dana dan bantuan Kemanusiaan Kodim 1415/Selayar, pasca diberangkatkannya, dua unit armada unit armada truk yang dikerahkan untuk mengangkut suplay bantuan logistik tahap pertama.

Selain bantuan sembako dan pakaian layak pakai, sejumlah komunitas peduli bencana dari luar lingkungan Kodim 1415/Selayar juga terus berdatangan mengantar bantuan finasial dalam bentuk pendanaan yang dihasilkan dari berbagai model kegiatan bertajuk bantuan kemanusiaan.

Bantuan serupa diantarkan siswa SD Inpres Benteng yang ikut turun jalan menggalang bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami kota Donggala. Bantuan diantar sekelompok siswa Sekolah Dasar ke Posko Penggalangan Dana dan bantuan kemanusiaan Kodim 1415/Selayar, pada hari Selasa, (02/10) sore kemarin.

Sampai diturunkannya berita ini, Posko Penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan Kodim 1415/Selayar, telah menampung kurang lebih delapan puluh tiga karung bantuan logistik sembako, pakaian bekas layak pakai, air mineral, popok bayi, pasta gigi, bubur ayam, susu bayi, dan uang tunai, sebesar sepuluh juta tujuh ratus enam puluh tiga ribu rupiah.

Bantuan tersebut diperoleh dari masyarakat umum, dan Sekretaris Daerah Kepulauan Selayar, Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si yang menyetorkan bantuannya pada hari Selasa, (02/10) malam kemarin.

Seluruh bentuk bantuan yang tertampung di Posko Penggalangan Dana dan bantuan kemanusiaan Kodim 1415/Selayar, telah dikemas dengan menggunakan karung oleh prajurit Kodim untuk selanjutnya, menantikan tahap pemberangkatan gelombang ke dua.

Dandim 1415/Selayar, Letkol Arm Yuwono, S.Sos., MM mengutarakan, giat penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan akan terus digelar sampai dengan berakhirnya status tanggap darurat, di kota Donggala, dan Palu, pungkasnya kepada awak media, pada hari Rabu, (03/10) 2018 dini hari. (fadly syarif)

loading...