Pedagang batu bongkahan akik terancam gulung tikar

oleh -270 views

IMG_20150815_185802Makassar– Masa kejayaan batu akik yang beberapa waktu lalu digandrungi, kini nampak tak lagi menarik perhatian para pemakai batu akik yang dijadikan lionting maupun cincin.

Pengakuan sejumlah pedagang batu akik yang ditemui mengaku, beberapa bulan terakhir omset penjualan akik menurun hingga 70 persen. Sehingga dagangan mereka menumpuk.

“Sudah masuk pada bulan ke lima. Penggemar akik sangatlah menurun. Hal itu sangat mempengaruhi omset penjualam kami. Duku masi bisa dapat pemeli hingga Rp.2 juta perhari. Sekantangapnh tinggi Rp.600 ribu perhari,” ucap Samone, pedagang bongkahan batu akik di depan Gedung Olahraga (GOR), Sudiang, Sabtu (15/8/2015).

Hal senada juga dijelaskan Aleks, pedagang batu bongkahan di Jalan R. Tasning, bahwa dirinya sudah tak menerima pasoikan batu bongkahan. Melainkan hanya menghabiskan barang yang tersisah.

“Keadaan sekarang semakin sepi. Kami janya menghabiskan stok batu bongkahan yang tersiah dengan penjualan harga jauh di bawah modal,” papar aleks, sambil mengeluh terancam gulung tikar. (Ana)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.