Pelaku Penembakan di Kelapa Tiga Diciiduk Tim Resmob Polrestabes Makassar

oleh -355 views

20141109_23_59_50-1Makassar– Tersangka Pengguna senapan anging yang menewaskan Sulkifli (26) saat peristiwa aksi perang kelompok di Kelapa tiga Kecamatan Makassar, belum lama ini.

Selain Sulkifli tewas akibat terkena senapan anging juga Riri (15) tewas tertancap busur dibagian kanannya sementara korban yang luka lainnya akibat senapan angin dan busur Andi Mappangara (28) luka dibagian pergelangannya akibat terkena busur dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Plamonia.

,Wahyu (17) terkena senapan anging dibagian perutnya sebelah kiri mendapat rujukan dirumah sakit Labuang Baji,Minggu (19) juga terluka akibat terkena senapan anging dan dirujuk ke rumah sakit Labuang Baji’,

Sementara Ade (19) mendapat perawatan di Rumah Sakit Plamonia akibat perang kelompok yang mengenai dibagian dada sebelah kanannya. Begitupun Wawan (17) mengalami luka tembakan sepan anging yang mengenai dibagian ketiak sebelah kirinya,

Minggu (9/11/2014), sekitar pukul 13:30 wita tim resmob polda Sulselbar berhasil mengamankan pelaku pembunuhan dengan menggunakan senapan anging, Onni (35) warga jalan kelapa 3 gang 1 no 13.

Onni dibekuk dikediamannya oleh anggota Resmob Polrestabes Makassar bersama Polsekta Makassar kemudian pelaku dibawa untuk dilakukan introgasi .

Dihadapan petugas tersangka Onni mengaku bahwa ia yang melakukan penembakan dengan menggunakan senjata laras panjang jenis PCP dengan menggunakan gas terhadap warga yang sementara melakukan tawuran.

“Saya terpaksa menembak saat tawuran ada temanku yang ingin diparangi oleh lawannya sehingga saya menembak kearah Sulkifli,”ungkap Onni.

Tersangka diamankan berseta barang bukti yang disita
– 1 pucuk senjata panjang laras panjang jenis PCP
– 1 pucuk senjata airsoftgun
– Peluru senjata laras panjang
Kompol Mantasiah membenarkan jika pelaku penembakan warga dengan menggunakan senapan anging telah diamankan.

“Tersangkanya telah kami amankan berserta barang bukti yang dia gunakan,dan saat ini kami terus melakukan pengembangan atas meninggalnya salah seorang warga akibat senapan anging dan busur,”ungkap Kabid Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasia di rumah Jabatan Walikota usai menghadiri perdamaian kedua kelompok yang saling bertikai yang di gelar walikota Makassar bersama Kapolrestabes Makassar Minggu (9/11/2014) (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.