Home / EKOBIS / Pelayanan Garuda Air Lines pada penyelenggaraan Jamaah Haji Indonesia diapresiasi Kemenag

Pelayanan Garuda Air Lines pada penyelenggaraan Jamaah Haji Indonesia diapresiasi Kemenag

Indotimnews– Operasional penyelenggaraan ibadah haji sudah selesai. Lebih 203 ribu jemaah haji Indonesia sudah kembali ke Tanah Air, kecuali sekitar lima puluh orang yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Mereka akan pulang ke Indonesia jika secara medis sudah dinyatakan layak terbang.

Dari jumlah itu, 107 di antaranya di antar oleh Garuda Indonesia, baik saat berangkat ke Tanah Suci maupun kembali ke Tanah Air.

“Dalam kurun kurang dari satu bulan, sebanyak 107.525 jamaah haji diangkut dari Tanah Air ke Tanah Suci. Ini merupakan sebuah rekor, mampu memindahkan ratusan ribu orang yang berbeda usia, wawasan, bahasa, pekerjaan, kondisi kesehatan dan lain sebagainya dalan kurun waktu tertentu,” kata Menag saat memberikan sambutan pada Farewell Boeing 747 – 400 dan Syukuran Penerbangan Haji, di Hanggar 4, GMF AeroAsia, Kota Tangerang Banten, Senin (09/10).

“Sebuah kerja besar yang sukses dan perlu untuk diapresiasi. Apalagi ontime performancenya di atas 90%,” imbuh Menag.

Atas capaian ini, Menag mengajak keluarga besar PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mensyukurinya dengan dua hal. Pertama, menjaga, merawat dan memelihara kesuksesan ini. “Kedua, mengembangkan sesuai situasi dan kondisi, agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

Kementerian Agama sendiri, lanjut Menag, akan segera melakukan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji. Menag berharap pihak Garuda juga bisa memberikan masukan bagi perbaikan layanan haji ke depan. “Karena, Garuda menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji,” tuturnya.

Direktur Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury menyatakan, GIA pada 2017 ini mampu menerbangkan 107 ribu lebih jamaah. “Jamaah yang kami terbangkan tahun ini sebanyak 107 ribu lebih jamaah. Ini lebih banyak jika dibanding 2016 lalu, yakni sebanyak 78.607 jamaah. 107 ribu jamaah tersebut terbagi dalam 277 kloter,” terang Pahala.

Pahala mensyukuri kesuksesan GIA dalam penyelenggaraan ibadah haji, dimana ontime performance mencapai 96,93%. “Selain mensyukuri ikut ambil bagian pada kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji, kami juga berterima kasih, karena pada haji ini kali, neraca keuangan Garuda membaik,” imbuh Pahala.

Selain Syukuran Penerbangan Haji yang sukses, acara ini juga dibarengi dengan Perpisahan Garuda dengan Pesawat Boeing 747 – 400 dengan Kode PL GCH. Pesawat buatan Amerika Serikat yang telah beroperasi sejak 1994 dan mampu membawa 428 penumpang tersebut, resmi dipensiunkan hari ini setelah mengudara tak kurang dari 89.900 jam terbang selama 23 tahun.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, keluarga besar GIA, para kru dan mantan kru Boeing 747 – 400. (Kemenag)

loading...