Pelayanan pajak ranmor baru lamban, Dipenda Sultra” tak punya” tabel NJKB?

oleh -168 views
Ilustrasi
Ilustrasi

Kendari– Pelayanan pajak kendaraan bermotor (ranmor) baru untuk Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinila sejumlah pihak lamban. hal itupun mengakibatkan kerap terlambatnya proses surat-surat kendaraan di sejumlah kantor samsat yang ada di daerah tesebut.

Sumber indotimnews.com menyebutkan, keterlambatan proses pembayaran NJKB ranmor baru, diakibatkan, pihak Dipenda Sultra dinilai apatis dan terkesan tidak serius melakukan proses pembayaran pajak bagi kendaraan baru. Baik ranmor roda dua, dan empat.

Akibatnya, yang dirugikan akibat pelayanan yang tak maksimal terebut, adalah masyarakat pemilik ranmor baru, yang lamban memiliki surat-surat kelengkapan ranmor mereka, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Kami meminta sebaiknya pihak Dipeda Sultra mampu menerapkan pelayanan amaksimal, seperti proses NJKB ranmor baru. Pada hal, jika proses NJKB berjalan lancar, maka yang akan menikmati pajak yang nilainya puluhan juta per kendaraan untuk roda empat, adalah provinsi Sultra sendiri,” ucap sumber media ini yang meminta namanya tidak dijelakan, Senin (11/4).

Kuat dugaan pihak Dipenda Sultra hingga saat ini tak memiliki tabel NJKB, sehingga proses pembayaran pajak ranmor baru hampi setiap harinya terkendala.

Terkait dengan adanya permintaan publik, jika Kantor pelayanan pajak (Samsat) dan BPKB disatu atapkan, terkendala dari pihak Dipenda Sultra. Sementara gedung baru yang sudah dipersiapkan, hanya kosong melempeng.

Sementara pihak kepolsian (Direktoral lalulintas) Polda Sultra, sudah menyiapkan diri untuk bisa menerapkan proses Registrasi dan Idenifikasi (regident) dengan maksimal yang akan didukung oleh sistem Informasi tehnologi (IT), guna koektifitas pengimputan data ranmor baru maupun proses perpanjangan pajak kendaraan lainnya.

Kepala Dinas Pendapatan daerah (Kadispenda) Sultra, Irawan yang berupaya dikonfirmasi via telepon selularnya belum bisa memberi jawaban.

penulis: Zulkifli Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.