Pembangunan KIBA di Bantaeng Diharap tak Rugikan Rakyat

oleh -152 views

IMG_20150409_012356Indotimnews.com– Rencana pembangunan Kawasan industri bantaeng (KIBA) di kec. Pajukukang kab. Bantaeng dengan menggandeng beberapa investor Asing untuk membnagun SMALTER (pabrik pemurnian) ini akan melibatkan 8 perusahaan. Smalter.

Sebagai orang bantaeng menanggapi pisimis dengan keberadaan SMALTER, karena berpandangan ke PT.FREEPORT di papua. PT.FrEEPORT saja menolak pembangunan SMALTER padahal mereka sudah memiliki tambang sedangkan bantaeng tdk memiliki tambang. Apalagi AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan) sampai sekarang belum jelas, belum lagi Reklamasi pantai yang pastix akan merusak terumbu karang di pantai pa’jukukang.

Karena akan ada perencanaan pembangunan Pelabuhan. Pemda bantaeng harus lebih jeli melihat itu, bukan asal mendatangkan Investor saja, hal ini dikatakan Yudha Jaya Mahasiswa Asal Bantaeng, di Makassar, Rabu (08/04).

Menurut Yudha diakui pula bahwa belum lagi REILOKASI penduduk setempat yang sampai sekarang belum jelas akan di pindahkan kemana. Jangan sampai pemerintah kab. Bantaeng cuman taunya bagaimana menambah devisa APBD tapi di sisi lain akan merugikan Rakyatnya, ujarnya.

Yudha mengakui Tidak menutup kemungkinan sejarah pabrik ikan kaleng di Kecamatan pa’jukukang akan terulang kembali yang sampai sekarang tidak beroperasi dan hanya buang-buang anggaran. Pabrik ikan kaleng ini di bangun untuk mengurangi angka pengangguran tapi kenyataannya sekarang tetap tidak beroperasi, paparnya.

“Pantai korong batu didesa baruga yang kini menjadi Nama pantai MARINA di jadikan daya tarik wisatawan,” tegas Yudha. ( Zul)

Editor : H. Sakkar Rauf

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.