Pemerintah Pusat tak Dukung Investor di Kupang, Sang Bupati pun Mengancam

oleh -142 views

20150214_12_05_01Indotimnews.com– Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengancam akan mencabut sekitar 30-an ijin pertambangan di daerah itu. Pasalnya, pemerintah pusat tidak mendukung adanya investor di daerah tersebut.

“Jika tidak ada dukungan dari pemerintah pusat, maka saya akan cabut semua ijin di daerah ini,” kata Ayub Titu Eki ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan belum lama ini.

Ancaman itu, menurut dia, tarif dasar listrik industri yang diberikan kepada PT Jasindo yang hendak membangun smelter mangan di wilayah Takari tidak sesuai standar harga yang dikeluarkan PLN sendiri. “Kami minta PLN tinjau kembali pemberlakuan harga bagi perusahaan mangan itu,” katanya.

Pasalnya, harga tarif listrik bagi perusahaan mangan itu sebesar Rp 1.483/kwh. Jika PT. Jasindo Utama menggunakan tenaga listrik sebesar Rp 9.900.000/kwh/bulan dikalikan dengan Rp1.483/kwh maka harus membayar ke PT.PLN senilai Rp 14,6 miliar setiap blulannya. “Tarif ini sangat membebani perusahaan,” katanya.

Jika dihitung pertahun, katanya, angkanya bisa mencapai Rp14,6 miliar atau setahun mencapai Rp 78,4 miliar. Sehingga PLN mengalami keuntungan Rp 6,5 miliar, karena tarif listrik untuk industri di Jawa dalam sebulan hanya Rp 8,1 miliar.

Fakta-fakta ini yang membuat Bupati Kupang marah, dan mengancam menvabut seluruh ijin pertambangan di daerah itu. Pasalnya, jika PLN masih berlakukan harga ini, maka inevstor itu tidak akan berinvestasi di daerah ini. “Pasti mereka akan kabur, karena tidak didukung pemerintah pusat,” katanya.

(nttterkini)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.