Home / Indotimnews / Pemilihan KPM Tabaringan Diwarnai Pro dan Kontra Sejumlah RTRW Walk Out

Pemilihan KPM Tabaringan Diwarnai Pro dan Kontra Sejumlah RTRW Walk Out

MAKASSAR– Berdasarkan undangan nomor 005/002/TBR/KUT/I/2019 telah diadakan rapat koordinasi RTRW dan pemilihan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) tingkat Kelurahan Tabaringan yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Tabaringan, Rabu (30/1/19), Jalan Cakalang II No. 17 Makassar.

Dalam rapat dan pemilihan tersebut dipimpin Kepala Kelurahan Amrun Mandasini S.Sos, M.Si yang baru menjabat sebulan lebih didampingi staf dan Babinsa Serda Mulyono dan dihadiri sejumlah RTRW.

Pada pemilihan KPM telah memasukkan berkas sebanyak 3 orang RT, yakni Baharuddin Zain, Nurmala Kasude dan Yusni HB. Namun pada kesempatan tersebut sejumlah RTRW tidak menyetujui jika hanya tiga calon tersebut.

Dimana penyampaian perekrutan hanya sebatas via whatshapp saja yang didalamnya para Ketua RTRW, sedangkan pada persyaratan bisa dari Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Agama.

Hal tersebut inilah yang menjadikan pro dan kontra serta sejumlah RTRW walk out dari ruang rapat.

Melihat kondisi tersebut Lurah Amrun mengskor rapat pemilihan sembari juga memasuki waktu salat Ashar.

Setelah salat Ashar, rapat kembali dilanjutkan dengan mengusulkan dua opsi, namun ketiga calon justru ada yang akan mengundurkan diri jika disetujui dua opsi yakni menambah calon. Akhirnya diberlakukan voting dengan suara terbanyak pada opsi kedua dan mengusulkan satu nama Ketua RW05 Rafiuddin Kasude.

“Jika untuk kemaslahatan dan kepentingan orang banyak maka saya akan menerima apa yang diamanahkan oleh para Ketua RTRW untuk maju sebagai calon KPM, dan jika benar ada insentif maka saya akan sumbangkan 80 persen untuk kepentingan warga Kelurahan Tabaringan,” jelas Udin sapaan akrabnya.

Namun lagi-lagi panitia tidak bisa mengambil keputusan dan akhirnya pemilihan ditunda hingga batas yang tidak ditentukan.

Diketahui salah satu Tugas Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) menggerakkan dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan di wilayahnya.

Sedangkan fungsi KPM, Pengendintifikasian masalah, kebutuhan dan sumber daya pembangunan yang dilakukan secara partisipasi. (*)

loading...