Pemilik ranmor roda empat penggantian STNK 5 tahun keluhkan lambannya pelayanan Ditlantas Polda Sulsel

oleh -350 views

Indotimnews– Sejumlah pemilik kendaraan roda empat, baik jenis pick up, mini bus, jip dan truk, keluhkan lambannya pelayanan penggantian surat kendaraan bermotor mereka (STNK) untu lima tahun yang harus teregistrasi di Kantor Ditlantas Polda Sulsel.

Pasalnya, khusus ranmor roda empat yang menggunakan nomor polisi satu digit, dua digit, tiga digit dan empat digit yang dianggap nomor cantik, proses registrasi dan identifikasi (Regident) diambil alih pihak Ditlantas.

Arman, salahsatu wajib pajak ranmor Roda empat, jenis pick up yang mengunakan nopol pilihan, alamat Sungguminasa, Kabupate Gowa, merasa pelayanan yang didapatkannya semakin lamban.

“Kami tahu ada aturan pembeliannopol sesuai dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karena itu, tidak serta merta kami jauh dari Gowa ke Kantor Ditlantas di Jalan AP. Pettarani,” ucap Arman, saat diajak bincang-bincang, Kamis siang, (9/2/17), di halaman Kantor Ditlantas Polda Sulsel.

Warga yang bermukim di Sungguminasa ini mengaku, ia juga enggan melanjutkan nopol yang dipakainya selama lima tahun, dengan alasan sangat mahal.

“Walaupun kami tak lagi melanjutkan pemakaian nopol Vip, seharusnya kami terlayani di Kantor Samsat setempat biar cepat sesuai dengan progranm layanan prima kepolisian,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Dg. Ngalle, pemilik mobil minibus Toyota Avanza, bahwa dirinya sudah tak mau lagi melanjutkan nopol dua digit yang dipakainya, dengan alasan harga.

“Proses regident terlaluh jauh ke Ditlantas, Kami ini sibuk. Untung saja jika ke Ditlantas kami terlayani cepat. Bagaimana kalau para petugasnya juga ogah-ogahan, maka kami akan membuang-buang waktu saja,” ungkap Dg Ngalle yang mengaku tinggal di daerah Malino, Kabupaten Gowa, sembari menambahkan kalau diproses di kantor samsat sangat cepat.

Sebab itu, publik maupun masyarakat pemilik ranmor menghendaki pihak Ditlantas Polda lebih bijak dalam menjalankan aturan PP No.60 Tahun 2016 terkait pelayanan..

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda AKBP. Dwi Santoso yang pernah dikonfirmasi terkait pengambil alihan wewenang Kantor Samsat, khusus penggantian plat nopol, ditampik.

“Tak benar ada pengambil alihan proses regident yang berjalan selama ini di kantor Samsat,” terang DWi Santoso.

Laporan: Zoel

loading...
loading...