Pemkot Ahirnya Mengelola Penuh TRD Makassar

oleh -369 views

IMG_20140902_081509-1Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akhirnya sudah bisa mengelola secara penuh terminal regional daya (TRD) Makassar.

Menyusul pihak PT Kalla Inti Karsa (KIK) yang merupakan salah satu anak usaha Kalla Group bersedia mengakhiri perjanjian kontrak kerja sama dengan Pemkot Makassar terkait pengelolaan TRD.

“KIK sudah setuju jika aset di TRD akan dikembalikan ke Pemkot meski sisa kontrak masih sekitar 8 tahun lagi,” kata Certified Human Capital PT KIK, Subhan Djaya Mappaturung, usai bertemu Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di Wisma Kalla, Jl Ratulangi, Senin (1/9/2014) pagi.

Pertemuan KIK bersama Danny Pomanto untuk melakukan penandatanganan pemutusan kerja sama kontrak Pemkot – PT. KIK pengelolaan TRD.

Disaksikan pula, Presiden Direktur Kalla Group, Fatimah Kalla, Direktur Utama PT KIK, Solihin Jusuf Kalla, Certified Human Capital PT KIK, Subhan Djaya Mappaturung.

Subhan mengatakan saat ini ia akan membentuk tim bersama Pemkot Makassar, untuk inventarisasi aset dari KIK di TRD.

“Karena hak dan kewajiban kita masih ada disitu, dan kita akan hitung dan kompromikan dengan pemkot Makassar. Seperti kios, itu masih tetap ada dan kita akan panggil nanti bahwa ini sudah dimiliki pemkot,” ujar Subhan.

Dalam pertemuan tersebut, Danny Pomanto menandatangani untuk pemutusan kerja sama. “Belum penyerahan, namun ini penandatanganan kesepahaman untuk 1 tahun kedepan, bahwa kita akan akhiri perjanjian. Tapi sementara ini Pemkot sudah bisa masuk di terminal melakukan pembenahan dan lain-lain,” lanjut Subhan.

Subhan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemkot karena sudah memercayakan selama ini ke PT KIK untuk kerja sama pengelolaan.
“Ini tidak lain untuk melihat terminal lebih maju. Sebenarnya persepsi masyarakat bahwa terminal ada beberapa pihak didalamnya yang mengelola, itu kami tegaskan hanya pemkot, cuman kami (PT.KIK) hanya komersialisasinya dikerja samakan. Namun kedepan perjanjian ini sudah berakhir pemkot sudah bisa mengelola komersiasliasinya”, tuturnya.

Danny Pomanto menyampaikan maksimal 1 tahun kedepan semua soal aset KIK bisa selesai.

“Kita tentu berharap bagaimana semua terminal bisa bekerja sebagaimana mestinya. Setelah ini, PT KIK akan kembali menyerahkan pusat niaga daya,” tutur Danny

Adanya penyelesaian kontrak sebelum batas yang telah disepakati pemerintaham sebelumnya, membuat Danny merasa senang.

“Saya kira ini alhamdulillah. Sebagai Wali kota Makassar mengucapkan terima kasih pada KIK, ini adalah bentuk sumbangsih kepada pemkot,” terangnya.

Persoalan TRD, lanjut Danny sangat persoalan krusial, karena banyak saling lempar tanggung jawab. Namun dengan adanya pemutusan kontrak, merupakan langkah yang luar biasa.

“Ini suatu amanah dari KIK, dalam memanfaatkan untuk permkot. Saya sudah bicara sama Dishub, Pemprov, pengelolaannya akan dilkembalikan ke dishub. Kalau uptd pemerintah pusat yang mau bantu kita,” pungkasnya.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.