Pemkot Berdayakan 127 eks Kusta Lewat Kerajinan Tangan

oleh -298 views

images(22)-1-1Makassar– Dinas Sosial (Disos) Kota Makassar melakukan pembinaan kepada 127 orang eks kusta di Kompleks Kusta Dangko, Selasa (23/9) kemarin.

Kepala Disos Makassar, Muh Yasir mengatakan, pemberdayaan ini merupakan pembinaan mental dan pelatihan kepada eks kusta atas penderitaan yang dialami selama ini.

“Ini sebagai pembinaan mental kepada mereka atas penderitaan yang dialami,” ungkapnya.

Ia berharap, pemberdayaan berupa pelatihan membuat kerajinan tangan ini dapat memandirikan warga mantan kusta sehingga tidak lagi menggangtungkan hidup di jalan-jalan.

Kendati demikian, diakuinya, upaya ini tentu membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit.

“Olehnya itu, kita akan lakukan secara bertahap. Paling tidak, mereka bisa mandiri bagi diri sendiri dulu,” ujarnya.

Kerajinan tangan berupa keset kaki itu, lanjutnya, akan dipasarkan ke supermarket-supermarket yang ada di Kota Makassar.

Di mana, pemasarannya akan dikelola Aksi Indonesia Muda, sebuah organisasi sosial yang beranggotakan pelajar dan mahasiswa dengan usia 14-27 tahun.

“Sebab, untuk masuk ke supermarket, sebuah produk itu harus miliki label,” ujar Yasir.
Di kempatan yang sama, ketua Aksi Indonesia Muda Makassar, Derry Perdana mengatakan, pihaknya bercita-cita menjadikan kompleks kusta itu sebagai sentra industri kerajinan tangan di Makassar.

“Cita-cita kami menjadikan tempat ini sebagai sentra induatri kerajinan tangan,” ujarnya kemarin.

Ia menerangkan, Aksi Indonesia Muda melakukan pemberdayaan sejak dua tahun lalu bersama 60 anggota lainnya.

Alhasil, mereka bisa memandirikan sebanyak 115 eks kusta. “Kini sebanyak 115 eks kusta tidak lagi mengemis di jalan,” beber mahasiswa Teknik Unhas ini.
Lebih lanjut, dia menuturkan, pelabelan produk eks kusta masih diproses di Dinas Koperasi dan UMKM Makassar.

“Insya Allah, bulan depan sudah masuk ke supermarket dengan label keset kaki gammara,”cetusnya (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.