Pemkot dan Polrestabes Makassar Lakukan Sweeping di sekolah, Antisipasi Geng Motor

oleh -285 views

ilustrasigeng-motor-ok-300x150-1Makassar– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Polrestabes Makassar menggelar rapat koordinasi penanganan geng motor dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), di Ruang PDDO Polrestabes Makassar Jl. Jend. Ahmad Yani, Jumat (19/9/2014).

Rapat yang dipimpin Kapolrestabes Makassar, Kombespol Ferry Abraham, serta dihadiri, Dandim, Wali Kota Makassar yang diwakili Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Denpom, Danramil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dishub, Satpol PP Kota Makassar.

Dalam rapat diputuskan akan dilakukan tindakan preventif dan prevesif masalah geng motor.

Langkah-langkah yang akan dilakukan segera bersama unsur muspida, antara lain melakukan pembinaan kepada geng motor yang telah ditangkap dan sudah diadili, kemudian yang sudah keluar dilakukan pembinaan.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan sweeping ke sekolah-sekolah bekerja sama dinas pendidikan,” kata Ferry Abrahan yang disampaikan Humas Porlestabes Makassar, Kompol Mantasiah Djamil di Balai Kota, Jumat (19/9/14).

Ia beralasan geng motor yang ditangkap di polrestabes adalah para pelajar dibawah umur. Mereka tidak memiliki surat-surat lengkap, seperti SIM maupun STNK.

“Kita segera melakukan langkah masuk disekolah sweeping bersama. Juga menghimbau kepada oran tua anak agar tidak memberi kendaraan kalau surat-suratnya tidak lengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut dalam rapat juga segera dilakukan patroli massal dipolsek-polsek yang ada di Makassar.

“Patroli ini bekerja sama pula oleh TNI, Pemkot, dan dilakukan ditempat-tempat yang rawan,” paparnya.

Selain itu, lanjut pihak polres akan melakukan razia dilapangan, namun ia belum mau membeberkan razia yang dimaksud.

“Untuk menjaga agar razia ini tidak bocor, kami belum bisa menyampaikan,” katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kabag Humas Pemkot Makassar, Andi Tenri Palallo meminta kepada seluruh kepala sekolah dan orang tua siswa untuk lebih memberi pengawasan yang lebih ketat terhadap anaknya.

” Ini terkhusus kepada orang tua yang memberi fasilitas kendaraan roda dua kepada anaknya. Apalagi jika malam hari, orang tua harus tahu dimana anaknya bergaul, dengan siapa dan untuk kepentingan apa ” ujar Andi Tenri Palallo.(Din)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.