Pemkot Makassar Perketat Pengawasan Panti Pijat di Akhir Tahun

oleh -211 views

20141217_12_21_08-1Makassar,-Pemerintah kota Makassar terus perketat pengawasan dan penertiban pada sejumlah praktek usaha panti pijat.

Hal ini guna mengantisipasi eksodus dari luar Makassar serta menegakkan Perda tentang administrasi kependudukan jelang akhir tahun.

Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan, Manai Sofyan menerjunkan puluhan personel Satpol PP dan langsung melakukan Sidak pada empat panti pijat tradisional, yakni Pijat Tradisional Surya, Safir, Medikarya, dan D’Green, Selasa, (16/12/2014).

“Ini untuk menegakkan peraturan daerah tentang administrasi kependudukan. Kita juga khawatir ada eksodus dari luar masuk ke Makassar”, ucap Manai.

Selain melakukan pengecekan identitas dan kartu kesehatan pada tukang pijat yang dipekerjakan, Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang dimiliki usaha pijat tersebut pun turut diperiksa.

Dari hasil Sidak, sebanyak 20 pekerja teridentifikasi berasal dari luar Makassar. Kebanyakan dari mereka berasal dari pulau Jawa seperti Malang, Jember, Semarang, Kebumen dan Bandung.

Sementara sisanya merupakan penduduk Papua, Lombok serta satu orang berasal dari Aceh dan beberapa kabupaten di Sulsel.

Semua identitas yang tidak terdaftar sebagai penduduk resmi Makassar dan belum melaporkan diri ke pemerintahan terdekat terpaksa disita petugas.

Rencananya mereka akan dipanggil ke Kantor Pemkot Makassar guna dimintai keterangan lebih lanjut serta dilakukan pembinaan.

“Paling lambat hari senin hingga kamis kami akan panggil ke kantor. Kami akan lakukan pembinaan kalau tidak bisa kami serahkan ke pengadilan”, ucapnya.

Sementara itu, pemilik usaha pijat tradisional Safir juga akan dikirimkan surat panggilan karena TDUP yang dimiliki telah kadaluarsa.

Tingginya penderita aids di Makassar juga menjadi alasan diperketatnya pengawasan pada sejumlah tempat hiburan dan panti pijat ini.

Ia khawatir kalau para pendatang tersebut mengidap penyakit berbahaya dan menularkannya di Makassar.

Manai lebih memperketat lagi pengawasannya pada tahun 2015 mendatang.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.