Pemkot Perkenalkan Mobil Sampah Dilengkapi GPS

oleh -219 views

20141118_07_54_04-1Makassar– Pemerintah Kota Makassar memperkenalkan mobil sampah model baru yang didesain langsung Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.

Mobil diberi nama “TANGKASAKI” (Truk Angkutan Sampah Kita) dilengkapi Global Positioniong System (GPS) atau sistem navigasi memanfaatkan satelit.

“Mobil ini sengaja saya desaign. Pertama adalah kita harus memiliki mobil sampah yang menyesuaikan dengan konsep persampahan kita masa depan,” kata Danny, Senin (17/11/2014).

Danny menilai truk sampah yang ada sekarang banyak kelemahannya seperti keropos.”Karena mengangkut sampah-sampah itu jenis asam, sehingga mudah keropos.

Olehnya itu saya memakai alumunium,” jelas Danny.TANGKASAKI lebih banyak memuat tonase sampahnya hingga 5 sampai 6 kubik.

“Truk sampah sekarang itu kecil dia hanya mampu mengangkut 3 kubik. Kalau ini (TANGKASAKI) bisa 5 sampai 6 kubik sampah diangkut,” ujar mantan konsultan tata ruang kota.

Lebih lanjut Danny menjelaskan kelemahan mobil pengangkut sampah sebelumnya, model baknya terbuka dan menimbulkan bau. Kalau hujan itu betul-betul rantasa (jorok), olehnya ia ingin yang teratur.

Apalagi konsep sampah masa depan kata pasangan Syamsu Rizal ini pertama adalah dibungkus didalam plastik yang besar disetiap rumah-rumah, kedua sampah tukar beras.

“Ini biar hujan pun bisa. Mobil ini juga bisa membersihkan dirinya sendiri, ada semprotnya dan tangki airnya. Kemudian bisa dikontrol karena ada GPS nya. Dilengkapi juga hazard jadi bisa memutar musik – musik MTR (Makassartaa Tidak Rantasa’) supaya mengedukasi masyarakat tidak buang sampah,” tuturnya.

Mobil ini juga bisa untuk emergency dan evakuasi, memiliki lampu sorot. Kalau ada banjir bisa juga tempat logistik, orang juga bisa masuk kedalam untuk evakuasi.Lebih lanjut keunggulan memiliki GPS, mobil ini bisa dikontrol operasionalnya.

Ini untuk mendukung kinerja dengan konsepn smart city.Ditanya jumlah truk sampah ini, Danny menganggarkan sebanyak 32 unit. Ditambah bantuan 10 unit lainnya jadi totalnya 42 unit. Itupun kata Danny masih ada tambahan bantuan dari beberapa pengusaha.

Mobil ini akan didistribusikn dikecamatan yang besar mendapat 3 sampai 4 unit, sedangkan kecamatan relatif kecil diberi 2 sampai 3 unit.

“Kita juga akan anggarkan tahun depan dengan taarget mobil 100 unit yang akan diberikan hingga kekelurahan,” kata Danny.

Sementara truk sampah yang ada sekarang, kata Danny akan tetap digunakan mengangkut sampah bekar galian drainase dan sampah keras. “Untuk sampah keras,” ucapnya.

Untuk pengoperasian TANGKASAKI, menunggu semua mobil lengkap, yang ditargetkan Desember tahun ini.

“Ini (TANGKASAKI) murah. Harganya sama dengaan truk sebelumnya, tapi desaignya sekrang serbaguna, ini saya design sendiri,” tutup ayah 3 anak (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.