Pemkot Tikep Lakukan Penataan “Sabarang” Di Tugulufa

oleh -298 views

Indotimnews– Terkait dengan Penataan pantai tugulufa yang terdiri dari pembangunan tempat mandi serta pembangunan papan nama Pantai Tugulufa yang saat ini dibangun oleh Pemerintah Kota Tikep melalui Dinas Pekerjaan Umum dinilai abal-abal alias tidak sesuai dengan perencanaan yang ditentukan.

Hal ini diakui Koordinator Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan Mochtar Djumati kepada Indotimnews.com, Selasa (27/12).

Ia mengatakan, Kawasan Pantai Tugulufa menjadi tanggungjawab bersama Masyarakat Kota Tidore Kepulauan, Pasalnya Pantai Tugulufa merupakan icon utama pemerintah kota tikep, sehingga pemerintah daerah jangan semena-mena melakukan pembangunan yang abal-abal alias sembarang.

“Perencanaannya sudah betul, hanya saja pelaksanaan dilapangan itu yang ditambah-tambah bahkan untuk papan nama yang ditempatkan di samping jembatan itu sudah keluar dari perencanaan awal, selain dari itu juga profil yang dibangun diatas tempat mandi itu kalau menurut teman saya Ahmad Laiman itu bagaikan Dispenser, padahal kita di Tidore ini orang pintar banyak, orang hebat dan arsitektur juga banyak, sehingga jangan sampai pelaksanaan yang abal-abal sehingga memunculkan penilaian yang tidak baik,” ungkapnya.

Senada ditambhakan ketua Komisi III DPRD Tikep Ratna Namsah, mengaku kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang memaksakan kehendak untuk melakukan pembangunan tersebut di tahun 2016, padahal sebelumnya pihaknya telah mewanti-wanti untuk pembangunan tersebut anggarannya disimpan untuk dilaksanakan pada tahun 2017.

“Besok kami akan memanggil Instansi terkait untuk melakukan pertemuan, karena jika pembangunan seperti itu saya sebagai wakil rakyat sangat merasa kecewa. Padahal sebelumnya kami sudah mewanti-wanti untuk anggarannya disimpan dan dilakukan pada tahun 2017 sehingga perencanaannya juga matang, tetapi karena dengan alasan janji politik dan lain sebagainya maka dipaksakan untuk dilakukan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Pembangunan Dengan Nomenklatur Penataan Pantai Tugulufa itu dialokasikan melalui APBD-P Tahun 2016 senilai Rp. 668.377.000 dengan nomor kontrak : 690/3/KONTRAK-FK.P/K/09/2016 yang dikerjakan oleh CV. Ardha Jaya Persada.

Bahkan dari alokasi anggaran yang bersumber dari APBD-P itu juga merupakan pengingkaran janji walikota kota tidore kepulauan Muhammad Sinen terhadap masyarakat Kota Tikep yang sebelumnya mengaku jika penataan kawasan pantai tugulufa, pemkot tikep tidak akan menggunakan APBD melainkan patungan anggaran melalui setiap SKPD-SKPD.

Laporan : Ute

loading...
loading...