Penataan pantai Tugulufa terindikasi Murk Up anggaran Rp.300 juta

oleh -344 views

Indotimnews– Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Tomagoba (IPPMT) menilai perencanaan Penataan kawasan pantai tugulufa yang dikerjakan dengan menggunakan uang rakyat itu merupakan perencanaan yang gagal untuk mengalabui masyarakat.

Hal ini disampaikan Naoval Adam ketua bidang kaderisasi IPPMT kepada Indotimnews.com belum lama ini saat berbincang di lokasi djoung café, ia mengatakan dalam proses pekerjaan tersebut sesungguhnya terdapat pembuatan penggung papan nama pantai tugulufa, hanya saja realisasinya pembuatan panggung tersebut tidak dilakukan.

“Dalam dokumen pengadaan itu sudah ada desain terkait dengan penataan pantai tugulufa, masalahnya dalam dokumen tersebut pada papan nama pantai tugulufa itu ada panggung papan nama, hanya saja realisasinya panggung papan nama itu sudah tidak ada, dan kalau mereka (PPTK) beralasan bahwa akan dilakukan CCO atau pengurangan volume itu kesalahan besar sebab dari awal untuk pembangunan penggung papan nama serta pengecetan itu sudah termuat dalam RAB,” ungkapnya.

Olehnya itu, kata dia dalam waktu dekat pihaknya akan membangun konsolidasi dengan sejumlah OKP untuk melakukan hearing bersama pemerintah daerah kota tidore kepulauan untuk membongkar dugaan kejahatan yang terindikasi dilakukan oleh PPTK dan Kontraktor.

“Kami mendesak kepada pihak inspektorat untuk segera melakukan audit terhadap pekerjaan tersebut, apabila tidak dilakukan maka kamiakan menggiring proses ini ke ranah hukum, sebab berdasarkan hitungan kami proyek penataan pantai tugulufa itu diduga mengalami Mark-Up anggaran senilai Rp. 300 Juta, dan kalau terbukti ada Mark-Up anggaran maka sisa anggarannya harus dikembalikanke kas negara,” tandasnya.

Sekedar diketahui proses pekerjaan penataan kawasan Pantai Tugulufa Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan itu sebelumnya juga dinilai telah dikerjakan secara serabutan dan asal-asalan untuk mengejar target pencairan dana oleh komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan yang dimana pekerjaanya dipaksakan untuk dilakukan pada ahir tahun. sementara berdasarkan data yang dikantongi koran ini proses pekerjaan tersebut menggunakan APBDP tahun 2016 senilai Rp. 668.377.000 dengan nomor kontrak : 690/3/Kontrak/-FK.P/K/09/2016. yang dikerjakan oleh CV. Ardha Jaya Persada.

Laporan : Ute

loading...
loading...