Pencerahan Qalbu Virtual, Rektor UMI: Harus Serius Karena Ini Aktivitas Spiritual

oleh -277 views

MAKASSAR— Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menggelar pesantren pencerahan qalbu bagi mahasiswa secara virtual melalui aplikasi video teleconference zoom, Senin (13/8/2021) dan dipusatkan di Masjid Nurul Iman Lantai 10 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar.

Pencerahan Qalbu yang diorganisir Pimpinan Pesantren Mahasiswa Unggulan Darul Mukhlisin Padanglampe dan UPT PKD UMI kali ini adalah angkatan pertama untuk semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih lima ratusan peserta yang terdiri atas berbagai fakultas se-UMI. Pencerahan Qalbu kali ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor UMI Prof Dr. H. Basri Modding, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, Prof Basri Modding menegaskan bahwa mahasiswa peserta pencerahan qalbu tidak boleh melewatkan seluruh tahapan proses kegiatan. Sebab, bukan hanya persolan nilai ber-SKS, namun kegiatan ini adalah aktivitas spritual yang tidak boleh dilakukan dengan tidak serius.

“Pencerahan Qalbu angkatan pertama. Jadi selama 20 hari ananda harus betul mempersiapkan diri karena Pencerahan Qalbu sudah bernilai 6 SKS,” jelas mantan Direktur Program Pascasarjana UMI.

“dan 6 SKS ini biasannnya diikuti selama satu semester. Dan kegiatan ini adalah kegiatan spiritual. Semoga ananda sukses semuannya sampai dua puluh hari ke depan,” sambung Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Sementara itu, Direktur Pesantren Mahasiswa Unggulan Darul Mukhlisin Padanglampe Dr. Akhmad Bazith, Lc, M.Ag mengungkapkan bahwa pagelaran pencerahan qalbu ini akan dilangsungkan selama dua pekan.

“Mahasiswa akan menerima materi seperti akidah, akhlaq, syariah, dan lain-lain selama proses pesantren. Angkatan saat ini diikuti kurang lebib 500 peserta,” tuturAkhmad Bazith.

loading...
loading...