Pengedar ganja asal Surabaya dibekuk polisi

oleh -199 views

images(5)Indotimnews.com– Aparat Kepolisian Resor (Polres)
Pelabuhan Makassar berhasil membekuk pemilik narkotika golongan satu (Ganja kering) seberat 42 Kilo Gram di bilangan Antang, Kecamatan Manggala Makassar, Rabu (14/5) sekitar pukul 06:00 Wita.

Tersangka berinisial A (42) yang merupakan warga asli Makassar ini ditangkap di rumahya setelah aparat polres pelabuhan melakukan pengejaran selama lima hari sejak informasi keberadaanya dideteksi.

Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan AKBP Wishnu Buddhaya saat ditemui di Mako Polres Pelabuhan Makassar mengungkapkan, Tersangka merupakan pengedar narkotika golongan satu ditangkap di makassar dengan barang bukti dua linting ganja di tangannya. Sementara barang bukti besar berupa ganja kering seberat 42 kilo gram .Sebelumnya pelaku diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan kini ganja puluhan kilo tersebut saat ini diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

“Berdasarkan koordinasi kami dengan pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak , kami kembangkan dan menangkap satu orang pelaku yang terbukti memiliki ganja. dua linting ganja kering kami temukan di TKP sementara barang bukti besar seberat 42 Kg diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ucap Wishnu.

Menurut Wisnhu, Tersangka A akan membawa ganja dari Surabaya ke Makassar untuk diedarkan, dan diakuinya sementara melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lain. Sebab Wishnu menduga terdapat beberapa orang jaringan tersangka sehingga pihaknya pun terus masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut.

“Asal ganja sedang didalami karena barang bukti dan tersangka belum diperiksa namun saksi-saksi yang diperiksa sudah kita ambil keterangan dan diakui yang bersangkutan ganja itu adalah miliknya. Sebisa mungkin setelah dilakukan pengembangan kemudian akan ada DPO namun baru satu orang yang diamankan,” tandasnya.

Wishnu menambahkan, rencananya tersangka bersama barang bukti akan dikirim ke surabaya setalah dilakukan pemeriksaan, pasalnya TKP pelaku berada di surabaya. Selain itu tersangka akan dijerat pasal tindak pidana UU narkotika tahun 2009 nomor 35 dengan ancaman pidana maksimal 18 tahun.

(boer)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.