Penggunaan Anggaran Pemeliharaan sungai Parappa, Rekanan terkesan Tertutup?

oleh -602 views

Selayar – Indotimnews -, Penggunaan anggaran proyek pengerjaan bronjong dan tanggul yang dikerjakan CV Mulya Jaya Persada dengan nama kegiatan “Pemeliharaan pengendali banjir sungai Parappa”, di Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, kurang transparan dan terkesan tertutup.

Pasalnya, dari hasil penelusuran investigasi wartawan, pengerjaan yang dianggarkan melalui Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Pompengan Jeneberang, kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yakni pada papan informasi proyek tidak mencantumkan jumlah anggarannya.

Selain itu, papan proyek baru terpasang keesokan harinya, setelah wartawan melakukan kontrol sosial dan mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek, yang pengerjaannya telah berjalan sekitar 30 persen, Selayar 15 Juni 2016.

Anehnya lagi, saat wartawan mengklarifikasi kepada pengawas di lokasi pekerjaan yang mengaku sebagai pengawas langsung dari Balai Pompengan Jeneberang dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS), terkesan arogan dan tidak mau memberikan spesifikasi anggaran pekerjaannya, serta disinyalir memberikan informasi bohong, dimana penganggaran  pekerjaan tersebut diungkapkan melalui dana Swakelola (APBN), padahal dari data elektronik resmi PUPR yang dihimpun wartawan IT, pekerjaan tersebut bersumber dari dana penyedia (APBN) yang dimenangkan CV Mulya Jaya Persada dengan Harga Penawaran Rp 546.432.000.

|A. Rinal

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.