Penurunan DAK Membuat Pemkot Tikep Harus Lebih Berhemat

oleh -204 views

Indotimnews– Menurunnya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kota Tidore kurang lebih Rp 69 Miliar lebih dari total DAK tahun sebelumnya, serta kebijakan pemerintah pusat dengan melakukan pemotongan sejumlah anggaran dengan alasan untuk penghematan anggaran, membuat pemerintah daerah setempat mulai berhemat.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tikep Marwan Polisiri kepada sejumlah wartawan menegaskan bahwa untuk penyusunan APBD Tahun 2017 mendatang, pihaknya menyarankan untuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mulai berhemat dengan cara hanya mengajukan pos anggaran yang benar-benar bersifat prioritas.

“Saya menghimbau kepada pimpinan SKPD serta warga masyarakat untuk mulai belajar berhemat dengan anggaran yang tersedia. Sebab dana yang dipotong begitu besar atas kebijakan pemerintah pusat serta dukungan dana DAK yang cukup minim, maka saya juga sudah sampaikan di jajaran Bappeda untuk mulai mengikat perut sehingga Bappeda sebagai perencanaan harus memulainya dari awal,” ugkapnya..

Pernyataan serupa juga disampaikan Wakil Walikota Muhammad Sinen bahwa Pemda harus mulai membiasakan hidup dengan anggaran yang terbatas.

“Meskipun dana kecil tapi kalau pimpinan kreatif saya yakin dan percaya daerah yang dengan keuangannya cukup terbatas ini bisa maju. Percuma kalau uang banyak tetapi tidak kreatif, maka tunggu saja kehancuran,” andasnya.

Laporan Bams/Ute

loading...
loading...