Personil lantamal VI ikuti ceramah kesehatan

oleh -124 views

PhotoGrid_1460625271880Makassar, Seluruh Personel Lantamal VI mengikuti ceramah kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar & Resusitasi Jantung Paru (RJP) disertai dengan alat peraga bertempat di gedung Sultan Hasanuddin Mako Lantamal VI, Kamis (14/04/2016). Ceramah kesehatan kali ini dibawakan oleh Lettu Laut (K) dr. Abdul Gofur.

Seluruh peserta dibekali tekni teknik yang harus dilakukan apabila mendapati korban henti nafas sevara tiba tiba.
Bantuan Hidup Dasar adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiac arrest).

Pengertian mati sendiri terbagi menjadi 2 (dua) yaitu mati klinis dan mati biologis. Mati klinis berarti tidak ditemukan adanya pernafasan dan nadi. Mati klinis dapat bersifat reversibel (dapat dipulihkan). Penderita mati klinis mempunyai waktu 4-6 menit untuk dilakukan resusitasi tanpa kerusakan otak. Sedangkan mati biologis berarti kematian sel dimulai terutama sel otak & bersifat ireversibel (tidak bisa dipulihkan) yang biasa terjadi 8-10 menit dari henti jantung. henti nafas dapat disebabkan oleh gangguan atau penyakit pada jalan nafas atau pernafasan (primer) dan henti jantung diakibatkan gangguan atau penyakit kardiovaskular (primer).

Meskipun demikian banyak penyakit-penyakit yg secara sekunder akan membahayakan pernafasan dan jantung yg pada akhirnya mengakibatkan henti nafas dan henti jantung.

Dalam memberikan bantuan hidup dasar dikenal 3 (tiga) tahap utama yaitu : penguasaan jalan nafas, bantuan pernafasan dan bantuan sirkulasi darah yang lebih dikenal juga dengan istilah pijatan jantung luar dan penghentian perdarahan besar.

Kiriman Kapt Laut (KH) Suparman Sulo

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.