PMKRI Kupang Nilai Peradagangan Manusia Di Kupang Nomor Satu

oleh -169 views

images(71)Indotimnews.com- Mahasiswa yang tergabung dalam PMKRI Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebutkan NTT merupakan daerah nomor satu masalah perdagangan manusia (Human traffiking) di Indonesia. Karena banyaknya warga di daerah itu yang dipekerjakan ke luar negeri secara ilegal.

Dalam bulan Januari hingga Februari 2015 ini, anggota Pangkalan Udara El Tari Kupang telah menggagalkan pengiriman 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ke luar negeri. Tidak hanya TNI, Polisi Pamong Praja (Pol PP) juga mengamankan 35 calon TKI yang akan dikirim ke Malaysia.

Atas dasar tingginya kasus TKI ilegal itu Forum Komunikasi Alum PMKRI (Forkoma) menggelar seminar dengan tema “NTT darurat human traffiking’. “Seminar internasional ini akan digelar di Kupang,” kata Emanuel Hediyanto, mantan sekretaris jenderal (Sekjen) PMKRI NTT kepada wartawan di Kupang, Kamis, 12 Februari 2015.

Masalah perdagangan manusia (Human traffiking) di NTT, menurut dia, sudah sangat meresahkan, karena melibatkan banyak pihak termasuk aparat keamanan. Mahasiswa PMKRI sendiri pernah mengalami aksi kekerasan dari anggota kepolisian saat menggelar aksi unjuk rasa mendukung Brigadir Rudi Soik mantan anggota satuan tugas (Satgas) traffiking yang ditahan karena kasus penganiayaan.

“Kejadian itu menjadi titik awal perjuangan mahasiswa PMKRI untuk memininalisir masalah perdagangan manusia di NTT,” katanya.

Mereka juga mendesak pemerintah dan DPRD NTT agar segera membentuk tim investigasi traffiking di NTT, sehingga bisa digali faktor-faktor penyebab maraknya perdagangan manusia di daerah ini. “Apakah karena kemiskinan atau kesenjangan sosial,” katanya.

(nttterkini)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.