Polisi akui tak ada koordinasi UPTD Samsat terbitkan penitipan surat ranmor

oleh -305 views

imagesMakassar– Terkait dengan terbitnya Berita acara penitipan surat-surat kendaraan yang dikeluarkan samsat Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Makassar.Berita acara inipun terbit, akibat dilakukannya operasi dari rumah ke rumah UPTD Samsat Makassar, dengan memberi sehelai surat berita. Acara kendaraan bermotor (ranmor) yang menunggak.

Hal inipun menuai bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor (ranmor) maupun pengamat hukum yang ada di Kota Makassar. dalam kop surat yang ditengarai tak resmi ini, mencatut nama lembaga kepolisian tanpa ada lambang maupun lebel kepolisian.

“Kalau kita melihat isi surat ini memang terkesan aneh, dan ini jelas gaya pencatutan nama kepolisian, ” tegas Pengamat Transfortasi Makassar, Zubair di Makassar, (15/12).

Pihak Kepolisian dari Ditlantas Polda Sulselbar memberikan tanggapannya, Hal ini dikatakan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulselbar, Kompol DR. Masaluddin bahwa selama ini dengan terbitnya surat penagihan tunggakan pajak dari rumah ke rumah tidak pernah koordinasi dengan pihak Kepolisian terjaik dengan pencatutan  Lembaga Kepolisian.

” Tidak ada koordinasi pihak Kepolisian ” jelas DR.Masaluddin kepada Beritakota Online , Selasa (15/12).

Disamsat Takalar Dilakukan

Sejumlah Wajib Pajak di Kabupaten Takalar juga mengeluh terkait dengan adanya surat penagihan tunggakkan pajak ranmor ke rumah-rumah dan dijalan dengan menahan STNK.

Salah wajib pajak di Takalar, Dg Sibali saat ditemui Beritakota Online, Senin (14/12) mengakui bahwa adapun progran dilakukan Pihak Dispenda Sulsel di Takakar itu ilegal karena dalam penahanan berkas STNK asli dijalan maupun dirumah itu pihak Kepolisian itupun kalau ada pelanggaran jadi pihak Dispenda tidak bisa sama sekali menahan STNK, ucapnya.

Sementara itu pihak Kepolisian dari Samsat Takalar, mengakui selama ini pihak Dispenda Sulsel telah menahan sekitar 200 lembar STNK dari wajib pajak selama dilakukan penertiban tunggakan pajak ranmor di Takalar, hal ini dijelaskan Kanit Regident Samsat Takalar , IPTU  Syarifuddin Limpo, kepada Beritakota Online, Senin ( 14/12).

Dan menurut Syarifuddin selama ini pihak Kepolisian khususnya di Samsat Takalar telah membantu dalam setiap kegiatan penertiban dijalan untuk memback up yang sifat menahan pengendara motor, namun semestinya kita tidak berhak menahan dan menyita STNK asli bila pengendara tidak melanggar,  jadi kita menjalankan tugas sesuai dengan aturan.(Tono)

Editor : Andi A Effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.