Pilkades ditunda, warga Kolaka Utara berunjuk rasa

oleh -224 views

IMG_20160404_163828Kolaka Utara– Ratusan Masyrakat bersama mahasiswa tumpah ruah di kantor DPRD Kolaka utara, mendesak pemerintah segera melaksanakan pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak, Senin (4/4).

Menurut sejumlah demonstran, aksi protes ini akibat adanya penundaan pilkades. BPMD telah menentukan jadwal pilkades pada tgl 16 April 2016.

“Keputusan pemerintah derah menunda pilkades sangat tidak berdasar bahkan ini diindikasikan ada unsur kepentingan politik untuk pilkada kolaka utara tahun 2017.  Santer dikbarkan pilkades ini akan molor pasca pilkada 2017,” jelas salahsatu pengunjukrasa yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, M. Awal Batara Sakti, salah satu salah satu mahasiswa yang ikut berunjuk rasa mengatakan, bahwa pemerintah daerah harus lebih pro aktif untuk membuka ruang diskusi dengan beberapa unsur terkait.

“Pemerintah harus lebih pekah melihat desakan masyarakat dari 15 kecamatan 62 desa yang akan ikut serta pilkades serentak menyatakan sikap menolak pilkades serentak ini ditunda,” papara Awal.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kata M. awal,  menjaga kestabilan keamanan masyarakat pemerintah harus secepatnya mengambil sikap serta mencari solusi untuk melaksanakan kehendak rakyat yakni percepatan pilkades sebelum memasuki tahap pilkada.

Citizen Report: Anwar

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.