Program berantas narkoba Polres Jeneponto direspon Pemkab Jeneponto

oleh -144 views

_20160316_130657Jeneponto– Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu, sangat merespon dan sangat mengapresiasi kegiatan rapat koordinasi
Operasi Bersinar dalam waktu dekat agar ruang gerak sindikat narkoba di Jeneponto dapat disikap habis karena negara ini cukup mengkwatirkan, setiap hari 50 orang meninggal dunia akibat barang
haram. Selasa (16/3).

“Kita harus memiliki komitmen bersama, untuk memerangi narkoba dengan
membangun sinergitas dalam upaya pencegahan peredaran narkoba”Ucap
Mulyadi Mustamu.

Mulyadi Mustamu juga menyampaikan Insya Allah, tahun ini Jeneponto
segera akan terbentuk BNK. Jika ini sudah terbentuk maka kedepan
dampak pengedaran narkoba di Butta Turatea dapat diminimalisir ditahun
tahun mendatang. lembaga ini akan memiliki perangkat organisasi dan
anggaran dana dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kata Mulyadi

Sementara itu Kapolres Jeneponto Program Bersinar (Berantas Sindikat
Narkoba) ini merupakan komitmen Polri dalam pemberantasan sindikat
Narkoba sebab disadari sepenuhnya, Kondisi saat ini, secara nasional
sudah sangat dikwatirkan, pelaku narkoba saat ini cenderung berafliasi
dengan komponen masyarakat untuk membuka ruang ruang baru ke daerah
untuk pengedaran barang haram ini. Kata dia

dia juga katakan Kegiatan Bersinar ini akan berlangsung selama satu
bulan 15 maret s/d 15 april 2016. Kegiatan ini menjadi strategis dan
merupakan tindak lanjut dari perintah presiden, dan perintah rengulasi
tentang pemberantasan sindikat narkoba. Operasi Bersinar (Berantas
Sindikat Narkoba) 201 ini guna untuk mengikis habis para pelaku
narkoba, ditempat hiburan malam dan jika bisa sebaiknya dilakukan di
instansi untuk dilakukan tes urine.

Dalam realisasi kegiatan ini akan dilaksanakan sosialisasi dengan
melibatkan institusi terkait dengan harapan masyarakat akan lebih
memahami dampak dari narkoba. Selain itu upaya untuk mendorong
penguatan hukum bagi pelaku sindikat narkoba agar lebih jera dan
diberi hukuman setimpal, ujar kapolres Jeneponto.

Pemberantasan narkoba tidak akan maksimal jika hanya penegak hukum
saja, karena prilaku sindikat juga menggunakan modus yang dapat
mengelabui petugas. Olehnya itu untuk mendorong pengungkapan yang
lebih epektif maka harus dilakukan sinergitan dengan instansi dan
stakeholder, sesuai arahan bapak presiden dalam pencegahan dampak
narkoba ini. Jelas Joko Sumarno

AKBP Joko Sumarno juga mengungkap rasa prihatin jika harus menindak
anak yang masih duduk dibangsu sekolah seperti anak SD, SMP dan SMA,
dengan hanya coba coba mengkomsi yang akhirnya jika keenakan akan
menjadi pengedar, olehnya prilaku anak anak kita harus diawasi dan
diwaspadai disekitar lingkungan kita. Kata dia

dia berharap agar Jeneponto terhindar barang haram ini, maka potensi
karakter dan budaya kekeluargaan dapat berperan penting menjadi
informan. Selain itu satgas,ops, stakeholder, penegak hukum dan
instansi terkait dapat berperan menutup ruang gerak sindikat yang akan
masuk ke daerah ini. Harap Joko Sumarno.

laporan: Zoel/ Nasir

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.