Home / Indotimnews / Program “Tsunami Cup” Aceh, Bisa Menyaingi Perhelatan Akbar Piala Dunia 2018

Program “Tsunami Cup” Aceh, Bisa Menyaingi Perhelatan Akbar Piala Dunia 2018

Indotimnews– Bukan Aceh kalau tidak ada kata “AcehPungo”, Istilah lain Belanda ( Penjajah ) memberi gelar kepada bangsa Aceh. Sebagaimana negeri para pejuang yang rela mati syahid dijalan agama serta tergolong gigih mempertahankan wilayah atau kata lain nekat serta berani (One by one fight).

Melihat fakta dilapangan baru baru ini ada sebuah program pemerintah Aceh untuk perhelatan akbar Tsunami Cup. Dimana 11 miliar untuk Tsunami Cup dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggran Sementara (KUA-PPAS) perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2017 terus menjadi perbicangan hangat rakyat Aceh, selain anggaran pesawat terbang.

Ini menarik melihat Aceh yang terus dikenal oleh dunia Internasional sebagai wilayah bekas konflik serta provinsi yang pernah diterjang tsunami tahun 2004. Menariknya program tsunami cup ini, dimana kedepan dapat mengalahkan event akbar sekelas Piala Dunia tahun 2018 akan diadakan 1 tahun kedepan di negara Russia, bangsa luar akan belajar bagaimana menjalankan event akbar, untuk menarik penonton di wilayah bekas konflik atau yang pernah terkena bencana alam. Termasuk Russia juga harus belajar sama Aceh.

Sependapat dengan Akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe Teuku Kemal Fasya dalam wawancara di sebuah media online beberapa hari yang lalu. ” Begitu juga jika output dari Tsunami Cup untuk meningkatkan nilai tawar pariwisata Aceh, anggaran sebesar itu bisa membangun sarana dan prasarana di bidang pariwisata dan promosi potensi wisata Aceh melalui saluran media dari pada sekedar event serimonial belaka,” ungkapnya.

Program-program itu, sebenarnya tidak rasional dalam menjawab masalah Aceh saat ini. Apalagi sangat bersifat elitis dan tidak memberi dampak jelas terhadap perbaikan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat Aceh. Namun dengan adanya Tsunami Cup kedepannya bisa saja Investor tertarik menggolontorkan dana besar tambahan untuk Aceh hanya sekedar bersaing dengan event sekelas Piala Dunia. Ini cukup menambah amunisi anggaran pendapatan daerah dan investasi kedepan untuk kemajuan Aceh. (MI/rilis)

loading...