Kamis pagi, ada unjukrasa terkait dugaan korupsi Proyek Alur Sungai Nipa-nipa Kajenjeng TA.2015

oleh -290 views
Aktivis GRD
Aktivis GRD

Makassar– Rabu, sekitar Pukul 09.30 Wita, puluhan aktifis dari Gerakan Revolusi Demokratik (GRD) yang akan didukung sejumlah elemen kemahasiswaan Kota Makassar, bakal berunjuk rasa mendesak aparat hukum, untuk segera membongkar dugaan korupsi pada Proyek  SNVT Alur Sungai Kajenjeng Nipa-nipa, Tello Tahun Anggaran 2015 lalu.

Aksi yang akan diimpin Jenderal Lapangan GRD, Etus, akan meneriakkan indikasi kerugian negara akibat kualitas kerja pihak rekanan yang juga mengindikasikan adanya pembiaran dilakukan oleh pihak penanggungjawab proyek, Balai Besar Pengairan Pompengan.

“proyek yang menelan Anggaran APBN tersebut, perlu segera diselidiki pihak penegak hukum. Jika melihat kondisi pekerjaan pihak rekanan, diduga kuat kualitas pekerjaan itu tidak sesuai dengan kontrak,” jelas Etus, rabu (23/3).

Etus juga menggambarkan salahsatu poin dugaan kerugian negara adalah kualitas pembuatan bibir sungai (tanggul) yang hanya menggunakan sedimen sungai (lumpur kerukan). yang dibalut atau dilapisi tanah merah.

“Salahsatu poin dugaan terjadinya kerugia negara tersebut perlu menjadi perhatian aparat hukum dan publik harus tau. Karena itu, kami akan melakukan aksi meneriakkan indikasi tersebut, agar nurani penegak hukum dan pemerintahan bisa melihat proses pekerjaan alur sungai ini akan merugikan negara, khususnya warga kota makassar yang bermukim di sekitar area proyek,” ungkap aktivis GRD tersebut.

Sementara itu, sejumlah waga yang tinggal tak jauh dar area proyek, kelurahan Manggala, mendukung aksi yang akan dilakukan GRD dan sejumlah elemen mahasiswa. Alasannya, dampak proyek yang dinilai warga asal kerja dan diduga tak sesuai spesifikasi itu, tak mampu berfungsi sesuai dengan keinginan.

penulis: Zulkifli

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.