Rapat Paripurna DPRD Bantaeng: PKS minta sikapi bantuan korban bencana alam

oleh -239 views

images(8)Bantaeng– Rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2016 gedung aula DPRD, di buka langsung Ketua DPRD Sahabusdin dan dihadiri Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, baru-baru ini

Didalam rapat paripurna salah satu anggota dewan fraksi PKS Rahman Tompo menyikapi bantuan untuk para korban bencana kebakaran, tak adanya pos anggaran untuk bantuan bencana kebakaran, dan dinilai sangat lamban penyalurannya.

“Fraksi PKS juga meminta agar eksekutif atau SKPD yang terkait harus lebih menyikapi dan proaktif menangani para korban bencana kebakaran dimana mereka sangat membutuhkan bantuan,” jelas Rahman.

Sementara anggota dewan dari praksi PAN Darwis telah menyampaikan dalam rapat paripurna mengenai kesejahteraan masyarakat Bantaeng yang masih tertinggal, seperti halnya pekerja kebersihan agar kiranya gaji upah mereka lebih di perhatikan untuk kesejahteraannya.

Sementara Nurdin Abdullah selaku Bupati Bantaeng menginginkan untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan rakyat perlu mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, eksekutif dan legislatif.

“Oleh karena itu, komunikasi yang baik dan lancar harus dibangun antara pemerintah dan parlemen. Komunikasi itu penting agar tidak terjadi kebuntuan di antara eksekutif dan legislatif yang bisa mengganggu kerja masing-masing lembaga,” jelas Bupati Bantaeng.

Dikatakan, untuk bantuan korban kebakaran itu sudah ada posnya, hanya saja komunikasi yang tidak jalan antara eksekutif dengan legislatif.

“saya juga menyesalkan di SKPD bagian kesra yang terlalu lambang mengucurkan dana bantuan untuk korban kebakaran, yang lebih miris lagi ketika mahasiswa kita buka celeng di kota makassar untuk minta bantuan korban bencana di Bantaeng, padahal pos bantuannya sudah ada, hanya saja tindakan kesra yang lambang menyalurkan,” terangmya. (Win)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.