Home / EKOBIS / RE-Launching Makassar Green And Clean Program Bank Sampah Tahun 2018

RE-Launching Makassar Green And Clean Program Bank Sampah Tahun 2018

MAKASSAR– Bank Sampah Kota Makassar kembali membuktikan Kemampuannya dalam hal pengelolaan Sampah dengan selalu memunculkan inovasi setiap saat.

Di indonesia kota Makassar sudah diakui oleh Menteri Dalam Negeri Sebagai pengelolah sampah yang sangat luar biasa di banding kota kota lain.

Kamis, (10/5/2018), di Kantor Bank Sampah Pusat, kembali melakukan RE-Launching Makassar Green And Clean.

Kegiatan ini Di hadiri Plt Sekda Kota Makassar Drs.H.A.M.Yasier M.Si,Kadis Dampak Lingkungan Hidup Drs A.Asis, Hasan.M.Si, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ir Darhamsyah.M.Si,Kepala UPTD M.Nasrun SE,Direktur Yayasan Peduli Negeri Saharuddin Ridwan SS.MM, Kadis Pendidikan Kota Makassar, Kadis Dampak Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa dan Para Diretur dan Direktris Bank Sampah unit

Plt Sekda Kota Makassar Drs H.A.M.Yasier M.Si dalam sambutan nya mengatakan, suatu kebanggaan bagi kita warga Kota Makassar karena pengelolaan Sampah dan salah satu penunjang Kota Makassar meraih Piala Adipura, sehingga pemerintah Kota Makassar sangat berharap agar selain di kecamatan atau di tengah masyarakat, Bank Sampah juga harus di laksanakan di perkantoran yang ada di kota ini.

Sementara itu Dirut Yayasan Peduli Negeri Saharuddin Ridwan SS.MM memjelaskan, untuk lebih memaksimalkan lagi pengelolaan Sampah di KotaMakassar, bagaimana memudahkan pengangkutan dan sampah tersebut yang bisa memberi kontribusi pada masyrakat.

“Kendala yang utama adalah armada yang bisa memperlancar penjemputan dan harga pembelian karena itu hal penting pemerintah harus lebih dinperhatikan,” papar Saharuddin.

Setelah Acara Lunching kemudian di lanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi pelatihan Quality Control Barang Pilahan Angkatan Ke tiga.

Kegiatan ini dihadiri oleh Narasumber Kadis Dampak Lingkungan hidup Kota Makssar,Direktur Yayasan peduli Negeri,Ir Muh Yusuf Ismail SE,H.A.Iskandar MM,dan para peserta Yang Berjumlah sekitar 40 orang.

Laporan Andi Gusthi

loading...