Regident Ranmor Bakal Ditarik Ke Ditlantas, Samsat Bakal Bubar?

oleh -258 views

images(1)Indotimnews.com– Terkait dengan wacana bakal diambilalihnya proses registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident ranmor) di sejumlah kantor Samsat di wilayah Sulsel oleh Ditlantas, khusus Biaya Balik Nama (BBN1) kendaraan baru, menuai sejumlah kekhuatiran.

Banyak kalangan menganggap jilka wacana ini terwujud, maka pelayanan yang selama ini didengung-dengunkan maksimal, menjadi tumbang akibat kebijakan tersebut.

Sekertaris Komisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara (Komnas Waspan), Nasution Jarre menilai, upaya tersebut hanya membuat pelayanan di Samsat yang selama ini sudah berjalan baik, bakal direcoki dengan kebijakan tersebut.

“Perlu kembali membuka Peraturan Kapolri (Perkap) No. 5 Tahun 2012  yang mengatur registrasi identifikasi ranmor itu. Saya kira Perkap ini tidak memangkas pelayanan yang ada. Sebaiknya pelayanan BPKB yang harus membuka akses di samsat, jika tidak Samsat bakal mengganti nama jadi kantor pelayanan pajak ranmor ” ucap Nasution Jarre via telepon selularnya,

Sementara dari pantauan indotimnews.com, sistem yang ada di lingkup Kamtor Dirlantas Polda Sulsel dan Sejumlah kantor samsat, belum mendukung. Artinya, perbaikan sistem masih perlu dibenahi

Hal itupun diakui sejumlah dialer penjualan ranmor baru di Makassar. Bahkan menurut mereka, pelayanan administrasi ranmor baru kerap terkendala dengan materil yang kerap kosong. Seperti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
Ketika beberapa wajib pajak ranmor yang dimintai komentar terkait dengan bakal dialihkannya proses registrasi dan Identifikasi dari Kantor Samsat ke Direktorat Lalulintas, dianggap Kantor samsat bakal beralih fungsi menjadi Kantor pelayanan pajak ranmor.

Lainn halnya di sejumlah kantor Samsat di wilayah Pulau Jawa, seperti Samsat Polda Metro Jaya, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Di kantor itu sistem berjalan tepat sesuai dengan Perkap Kapolri No. 5 Tahun 2012,terkait proses regident ranmor.

Di tiga kantor tersebut pelayanan regident masih satu atap. Artinya selain proses administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pelayanan BPKB pun berjalan sesuai aturan yang ada. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.