Home / ADVERTORIAL / Rektor UMI bawakan ceramah Tarwih dan Shubuh di Masjid Raya, ini Paparannya!

Rektor UMI bawakan ceramah Tarwih dan Shubuh di Masjid Raya, ini Paparannya!

MAKASSAR– Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA salah satu diantara empat perempuan yang membawakan ceramah dalam bulan Ramadhan di Masjid Raya Makassar yaitu Ceramah Tarwih dan Ceramah Subuh.

Hal ini disampaikan Kepala Humas UMI Nurjannah Abna, Jumat (1/6) di sela-sela shalat Subuh di masjid Raya Makassar

Masrurah Mokhtar, dalam ceramahnya pada malam 15 ramadhan tepatnya 31 Mei 2016 mengangkat tema akhlak bertetangga.

Tetangga adalah keluarga terdekat kita. Defenisi tetangga adalah 40 rumah seluruh penjuru dari rumah kita, baik depan belakang, kiri dan kanan.

Hak dan kedudukan tetangga bagi seorang Muslim sangatlah besar dan mulia, sampai-sampai akhlak terhadap tetangga dijadikan indikasi keimanan seorang muslim.

“Salah satu hadist menyebutkan bahwa barang siapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir hendaklah memperbaiki hubungan dengan tetangga. Kita tidak boleh menganggu dan melihat tetangga kita kelaparan, menjadi bagian dari tugas kita untuk saling menghormati, membantu sesama tetangga,” ujar Ketua Umum BKS PTIS ini.

Agama Islam memerintahkan ummatnya untuk berbaik kepada tetangga. Hadist diriwayatkan at-Tirmidzi menyebutkan tetangga yang paling baik disisi Allah adalah yang paling baik sikapnya terhadap tetangganya, karana itu berbuat baik kepada tetangga merupakan akhlak yang mulia dan merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Masrurah yag juga dikenal Muballigah menambahkan bahwa Islam melaranh kita untuk menganggu tetangga. jika seseorang melakukanya maka ia bukan seorang mukmin.

“Kadang kala hanya persoalan kecil, yang tidak perlu dipersoalkan bisa menjadi sumber konflik kita dengan tetangga, padahal mereka adalah orang pertama yang akan memberikan dukungan dan bantuan kepada kita. Karena itu Islam mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik dengan tetangga,” terangnya.

Esoknya shalat subuh (1/6) Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Sulsel ini melanjutkan dengan topik hak dan kewajiban bertetangga. (*)

loading...