Rp.3,8 Miliar barang tindakan Bea Cukai dimusnahkan

oleh -198 views

Indotimnews– Komisi XI DPRRI yang dipimpin Marwan, bersama Kementrian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kanwil Sulawesi, menggelar pemusnahan barang hasil penindakan selama Tahun 2016.

Adapun jenis barang yang ditindak sepanjang Tahun 2015, adalah rokok ilegal 65,2 juta batang dengan 344 kali penindakan! nilai barang Rp.35,4 Miliar dengan kerugian negara Rp.19,56 Miliar. Untuk Minuman keras ilegal 84 kali penindakan, jumlah 42,122 botol, nilai barang Rp. 4,2 Miliar sehingga kerugian negara mencapai Rp.1,14 miliar.

Sedang barang larangan lainnya seperti kayu 20 kubik, narkotika 400 gram, pakaian bekas 3.139 bales, kosmetika dan obat-obatan 38 paket, nilai barang Rp.15,3 Miliar dan berpotensi mengganggu perekonomian negara dan kesehatan masyarakat.

Untuk penindakan Tahun 20#6, Bea dan Cukai menindak rokok ilegal 8 juta batang serta barang larangan pembatasan, seperti panah, sektoys dan peredam senjata api sebanyak 15 paket.

Nah adapun jumlah kesuluruhan yang akan dimusnahkan pihak Bea Cukai, Kamis (19/1/17), senilai Rp.38 Miliar dengan perkiraan kerugian negara yang dicegah sebesar Rp.2 Miliar.

Kakanwil Bea Cukai Sulawesi, Azhar Rasyidi, mengaku, bahwa selama ini ada stigma kebocoran cukai roko yang lolos. Untuk rokok ilegal Sulawesi sebagai daerah pemasaran tertinggi.

“Untuk minuman keras import rata-rata pemasok dari Jakarta,” jelas Azhari dan berharap institusinya meningkatkan pengawasan.

Sementara Marwan memberi apriasiasi pada Bea Cukai Wilayah Sulawesi yang mengawasi 72 kota, mampu bekerja dengan baik.

“Penerimaan negara dari cukai memberi bantuan pada pembangunan. Karena itu kanm berterima kasi pada Bea Cukai yang menyelatkan kerugian negara akibat cukai yang tak resmi,” ucap anggota Komisi XI DPRRI ini.

Selanjutnya dilakukan pemusnahan barang sitaan.

 

Laporan: Zulkifli

loading...
loading...