Sambut Para Malaikat Dengan Menyalakan Guto

oleh -240 views

_20160701_185716Tiore– Menyambut malam Laitul Qadar atau malam “ela-ela” menurut bahasa orang tidore, yang akan dilaksanakan Jumat, (1/7/2016) Masyarakat.

Kota Tidore Kepulauan akan memeriahkan penyambutan malam yang dinilai sebagai malam 1000 bulan dan turunnya malaikat ke bumi itu dengan melakukan penyalaan Guto alias obor yang terbuat dari bambu secara serentak.
Hal ini disampaikan tim dewan kebudayaan pemerintah daerah kota tidore kepulauan Abdulkadir Ali kepada indotim.com saat dihubungi melalui via telephone, dimana menurut dia dalam pelaksanaan malam penyalaan guto yang menjadi titik fokus pemerintah daerah terpusat pada Masjid yang berada di lokasi Pasar Sarimalaha.

“Pembakaran Guto ini akan dilakukan selesai ba’da magrib, jadi sekitar jam tujuh malam itu masyarakat menyalakan Guto secara serentak, dan kami dari pemerintah daerah mengambil titik fokus di lokasi pasar tepatnya di depan masjid, sementara ada juga prosesi adat yang dilakukan di kedaton kesultanan dengan waktu yang bersamaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut lelaki yang juga berkapasitas sebagai sekertaris DPC Partai Nasdem itu menjelaskan jika pembakaran guto ini sudah menjadi tradisi masyarakat tidore yang ditinggalkan sejak dahulu oleh para leluhur.

“Malam Litul Qadar inikan konon menurut artikulasi orang tidore adalah malam seribu bulan dan malam turunnya para malaikat, sehingga Guto ini merupakan symbol dalam menerangi jalan kebaikan Karen Quran ditafsir sebagai wahyu ilahi yang membawa pesan-pesan ahlak dan sebagainya, sehingga sebelum magrib itu semua listrik akan dipadamkan”. Jelasnya. (ute)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.