Sapma PP Kota Makassar “Tantang” Kapolda Sulsel tindak oknum polisi Pungli

oleh -419 views
Logo Sapma PP
Logo Sapma PP

Makassar– Keinginan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk membersihkan institusinya dari segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tampaknya sulit terwujud.

Menurut Ketua Satuan Pelajar Mahasiswa  Pemuda Pancasila (Sapma PP)  Kota Makassar, Arul, kendati  niatan tulus kapolri untuk membarantas Praktik KKN,  masih saja terjadi di tingkat bawahannya, dalam mengimplementasi Program satuan lalulintas Polda Sulselbar yang terkesan hanya Seremonial atau hanya sebatas Memasang spanduk serta Slogan.

Ia  mencontohkan aksi pungli oknum dalam melakukan Operasi atau sweeping kendaraan yang di lakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres pare-pare yang mel;akukan penahanan mobil milik  Sekertaris Sapma PPKota  Makassar, Sahban Munawir alaias Awi ketika melintas di Kota Pare pare di kawasan bebas Pungli.

“Kejadian pada tanggal 4 Mei 2016 lalu,  sekitar pukul 20. 00 Wita di jalan poros Pare – Makassar. Pada saat Awi yang juga Ketua GALAK Sulselbar terjaring operasi. Namun yang menjadi kendala saat itu adalah STNK mobil tak dibawa karena kelupaan. Pihak satlantas polres pare – pare ingin melakukan penindakan tetapi dalam penindakannya ingin menyita kendaraan karena mengangap mobil ayang dikendarai Bodong,” jelas Arrul menceritakan peristiwa dugaan pungli oknum Anggota Satlantas Polres Pare-pare, sembari melanjutkan ceritanya, lalu datanglah oknum Satlantas tersebut meminta uang Rp.300 ribu agar kendaran  dilepaskan.

Karena dinilai ulah oknum Anggota Satlantas Polres Pare pare ini masuk dalam ranah pungli di tengah digaungkannya Deklarasi Zona bebas Pungli dan KKN oleh Kapolda Sulsel, akan  melakukan konsolidasi aksi besar basaran.dengan sejumlah  tuntutan.

“Kami, meminta Kapolda Untuk Mundur ketika Implementasi Program hanya Seremonial saja.dan meminta Dirlantas Untuk Mundur ketia tidak bisa memebarantas Pungli di Satuan Lalu lintas,” pungkas Arul dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com.

Editor: Zulkifli

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.