Sejumlah Aktivis Bakal Lapor Kandidat Gubernur Sulsel ini karena Ditengarai Libatkan ASN

oleh -342 views

MAKASSAR– Safari kampanye salah satu pasangan calon Gubernur Sulsel Sulsel di Kabupaten Takalar, Rabu (21/2/2018), diduga kuat melibatkan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN), mendapat respon dari kalangan Aktivis.

Bahkan aktivis ini, akan melaporkan pasangan calon tersebut (IYL-Cakka) di Bawaslu Provinsi Sulsel.

Menurut Adhi Puto Plaza, aktivis yang dikenal lantang menyuarakan ketimpangan menjelaskan, keterlibatan oknum Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Diapenda) Bone, Andi Herman Sampara yang bertugas ikut serta mendampingi pasangan calon Gubernur sulsel dalam rangka safari Kampanye dan di duga kuat terlibat dalam politik praktis.

“Kepada pasangan calon yang melibatkan  ASN dianggap melanggar UU pemilu pada pasal 189 dimana di tegaskan  bahwa calon Gubernur, Bupati, dan Calon Wali Kota yang dengan sengaja melibatkan pejabat badan usaha milik Negara, pejabat badan usaha milik daerah, Aparatur sipil Negara, Polri, TNI dan kepala Desa serta perangkat desa atau sebutan lain dari Lurah serta perangkat lurah sebagaimana dimaksud pada pasal 70 ayat 1 dipidana paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan atau denda paling sedikit Rp. 600.000 atau paling banyak Rp. 6.000.000.00,” tegas Adhi.

Ia dan aktivis lainnya menganggap, Calon yang mengunakan tenaga ASN dapat mencoreng nilai demokrasi dan tidak memberikan contoh yang baik bagi demokrasi yang bersih di sulawesi selatan, keterlibatan Ataupun melibatkan ASN sudah jelas di larang dalam UU Tentang Pemilu.

“Beberapa dokumentasi sebagai bukti kuat melibatkan dan keterlibatan ASN berupa foto saat kampanye IYL di Kabupaten Takalar yang telah di kumpulkan menjadi peganggan kuat untuk segera kami laporkan di bawaslu sulsel,” pungkas Adhi puto. (*)

loading...
loading...