Senergitas TNI-Pemkot Kerja Bakti Bersihkan Kanal

oleh -609 views

images(164)-1Makassar– Ratusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) Lantamal VI kembali melakukan pembersihan kanal disamping Masjid Al Markaz Al Islami menuju belakang Pasar Terong.
Bekerja sama dengan aparat pemerintah kota Makassar, Kecamatan Bontoala, mengeruk sedimentasi dan sampah yang mengapung.

Dalam pembersihan ini, marinir menggunakan perahu karet mengais sampah menggunakan jaring, sedimentasi dikeruk menggunakan skop, pemotongan rumput dalam areal masjid Alamrkas.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, Camat Bontoala, Syamsul Bahri dan anggota lantamal VI, 450 personil, marinir 200 personil.
Wakil Komandan (Wadan) Lantamal I, Danyon Mayor, Ernest, yang memimpin program bersih kanal menyampaikan kegiatan ini merupakan program rutin untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Pembersihan ini salah satu bentuk dharma bakti kita terhadap masyarakat,” ujarnya disela-sela kerja bakti.

Ia mengatakan target yang akan dicapai, kanal sepanjang 16 kilometer di Makassar akan bersih dari sampah.

“Target kita sih, 16 KM kanal bisa kita bersihkan selama program ini,” jelasnya.

Terkait masih minimnya kepedulian masyarakat agar tidak membuang sampah dikanal, Mayor Ernest menghimbau agar warga peduli. Menurutnya pelaksanaan bersih kanal dari TNI adalah wujud kecintaan terhadap kota Makassar.

“Saya harap juga masyarakat Makassar menghargai apa yang kita perbuat ini. Dan betul-betul mencintai kotanya,” harapnya.

Ia memberi penekanan kepada warga agar tidak membuang sampah. Dimana selama pembersihan kanal jika ditemukan warga atau pedagang di Pasar Terong yang membuang sampah ke kanal, diberi sangsi untuk memungut sendiri sampahnya.

“Siapa melihat warga yang membuang sampahnya kanal, saya suruh turun dikanal ambil. Supaya ini menjadi contoh kalau kanal bukan tempat sampah,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan kegiatan itu adalah kerja utama pemkot mulai dari camat, lurah. Untuk melihat Makassar semakin bersih, dibutuhkan juga kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota.

“Kita kan orang Makassar. Pasti punya rasa malu kalau tidak berpartisipasi dikegiatan positif ini. Sekarang ini yang kita lakukan sifatnya edukasi dulu,” paparnya.

Kendati secara formal aturan membuang sampah dikenakan sangsi, Deng Ical mengatakan efektifnya itu akan diberlakukan di tahun depan.

“Hukumannya dulu masih bersifat sosial, kendati secara formal ada aturan tapi nanti kita tegaskan itu, efektifnya di tahun depan (2015),” ucapnya.

Camat Bontoala, Syamsul Bahri menambahkan pihak kecamatan menyiapkan armada kendaraan pengangkut sampah, tenaga kebersihan, bantuan pengadaan karung, kantong untuk menunjang pembersihan kanal tersebut.

“Kita juga sudah pasang papan pengumuman di Lapangan Barayya agar masyarakat tidak membuang sampahnya dikanal. Apalagi kita sudah sediakan tempat sampah yang hampir ada disekitar sini,” katanya.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.