SIMAK: Minta Kapolda Sulselbar Tegas Pantau Penegakan Hukum Ijazah Palsu Anggota DPRD Sulbar

oleh -397 views

IMG_20141123_222751Makassar– Indikasi penggunaan ijazah palsu, H. Salmah Y A. Ara Arif, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dari Partai Manat Nasional (PAN) terus disorot Simpul Mahasiswa Aktivis Anti Korupsi (SIMAK). Penangan kasus ini perlu mendapat perhatian Kapolda Sulsel.

“Anggota legislatif ini melakukan pembohongan publik terhadap masyarakat di Sulbar. Oknum ini menggunakan ijazah palsu karena Madrasah Muhammadiyah Lamasi pada Tahun 2002 tidak beroperasi,” jelas Ketua Umum SIMAK, A. Tamrin M, yang akrab disapah Allink, pada siaran perdnya, Minggu (23/11/2014).

Anehnya menurut Allink, STTB terduga pemilik ijazah palsu ini terbit pada Tahun 2002. Demikian Tahun kelahirannya 1969. Ini menurutnya, telah mencederai moralitas UU pendidikan Tahun 2003.

“Kami meminta dengan tegas kepolisian di Polres Mamuju, Khususnya Kapolres, tidak lamban menangani kasus pencederaan dunia pendidikan tersebut. Artinya siapapun pelakunya baik keluarga pejabat berpengaruh, ketika terbukti harus ditindak,” tambah Allink.

SiMAK juga berharap Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar, Irjen Pol. Anton Setiadji, untuk bisa mengingatkan dan memberi perhatian khusus anggotanya di Polres Mamuju untuk tetap berpegang dengan fakta hukum terhadap kasus penggunaan iijazah palsu oknum anggota DPRD Sulbar.

“Kamipun masyarakat yang berasal dari Sulbar perhatian aparat hukum agar kasus penggunaan ijazah palsu tersebut telah merusak tatanan administrasi cita-cita masyarakat sulbat kedepan,” pinta Ketua Umum SIMAK.

(Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.