Simak Sulsel Kecam Film Di Balik 98

oleh -275 views

IMG_20150110_152829Indotimnews.com– Gerakan Simpul Aktivis Anti Korupsi (Simak) Sulsel dengan tegas mengecam akan ditayangkannya film tersebut 15 Januari 2015 mendatang.

“Kami berharap kepada pembuat film ini agar jangan mengada-ada khususnya sutradara film ini, Lukman sardi,” jelas Ketua Umum Simak Sulsel, Andi Thamrin alias Allink, .Makassar, Sabtu (10/1/2015).

Dikatakan, keberadaan 98 bagian dari sejarah perjuangan aktivis dan Mahasiswa yang tidak pernah di identikkan dengan gesekan parpol, padahal bebas dari campur tangan parpol manapun pada saat itu..

“Kami sepakat dengan Lili Herawati, lili herawati ketua DPW PKB Bengkulu Dan juga salah satu pelaku pioner terdepan reformasi 1998. Yang harus di akui bahwa sejarah 98 hanya keinginan dan kemauan bagi para aktivis dan mahasiswa di berbagai penjuru dan rakyat indonesia untuk melawan tirani dan resim orde baru pada saat itu,” tambah Allink

Ketua Simak Sulsel menamb:k,, bahwa kehadiran film ini yang akan di tayangkan di bioskop-bioskop itu tidak sesuai dengan sejarah pergerakan aktivis dan mahasiswa 98.

“Kita juga berharap masih ada beberapa hari untuk para pembuat produksi film melakukan revisi Kalau dianggap perlu, kami mau dijadikan narasumber. Kalau tidak, tunda dulu penayangannya, agar bisa didiskusikan bersama,” terang Allink.

Ia juga sangat merespon pemaran Lili Kalau film sejarah harus ada narasumbernya, apapun bentuknya harus dilakukan riset,

“Caranya gampang kok, tinggal cari tokoh 98-nya. Jadi tolong untuk para pelaku film, kami bersedia berdiskusi, agar film tersebut menjadi film sejarah yang memang pernah terjadi di Indonesia,” tambahAllink, mengingatkan ucapan Lili.

Film yang dibintangi oleh Chelsea Islan, Ririn Ekawati, Agus Kuncoro, Fauzi Baadilah, Dony Alamsyah, Amoro Katamsi, dan disutradarai oleh Lukman Sardi, perlu mendapat perhatian khusus,”pungkas Ketua Umum Simak A. Tamrin yang uga pelaku reformasi Tahun 1998. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.