SNI Dampingi Pembentukan Kelompok Perempuan Pesisir dan Lokakarya Pemetaan Wilayah Kelola Nelayan dan Petambak Garam

oleh -118 views

ENDE– Serikat Nelayan Indonesia (SNI) telah mendampingi pembentukan kelompok perempuan pesisir di sekitar pantai utara, tepatnya di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, NTT pada 10 September 2020.

Workshop “Pemanfaatan Wilayah Pesisir dan Mendorong Legalitas Kelompok Untuk Mencapai Akses Hak-hak Pemberdayaan Perempuan” yang diselenggarakan oleh SNI Kabupaten Ende pada (10/9) merupakan langkah awal dalam mencapai tujuan pemberdayaan perempuan pesisir.
Kelompok Wanita Nelayan Ikan Mas merupakan kelompok perempuan pesisir yang dibentuk dengan tujuan sebagai tempat pemberdayaan perempuan pesisir. Hal ini dimaksudkan agar perempuan yang berada di pesisir dapat berdaya dengan memanfaatkan potensi yang telah tersedia di sekitar pesisir yang mereka tinggali. Seperti dapat mengolah hasil tangkap menjadi produk yang bernilai jual tinggi, memasarkan produk dengan kemasan dan pemasaran yang baik, membentuk koperasi usaha nelayan dan lain sebagainya.
Oleh karen itu workshop tersebut menghadirkan dinas-dinas terkait seperti Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Masing-masing dinas tersebut menyampaikan materi sesuai dengan bidang yang mereka tekuni.

Budi Laksana selaku Sekjen Nasional SNI menyampaikan bahwa dengan adanya kelompok perempuan pesisir ini, perempuan-perempuan nelayan diharapkan tidak hanya dapat berdaya. “Selain untuk wadah pemberdayaan perempuan, hal ini juga bertujuan sebagai penguatan ekonomi alternatif keluarga nelayan. Sehingga ketika musim paceklik tiba masih ada sumber ekonomi yang lain,” ujar Budi.

Kelompok perempuan pesisir yang awalnya berasal dari kelompok ibu-ibu pengajain rutinan ini, diharapkan bukan hanya sekadar kelompok papan nama. Artinya sangat diperlukan komitmen baik dari anggota maupun yang mendampingi.

“SNI hanya membantu membuka akses jalan, seperti menghubungkan dengan pemerintah dan dinas-dinas terkait. Selebihnya tergantung dari keseriusan dan komitmen anggota kelompok,” pungkas Budi.

Selain pemberdayaan kelompok perempuan SNI juga melakukaan lokakarya pemetaan wilayah kelola nelayan dan petambak garam, bersama JKPP Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif yg melibatkan nelayan, petambak garam, perempuan pesisir, pemerintah desa dan para tokoh adat.

Lokakarya pemetaan ini diselenggarakan pada dua desa yang ada di Kecamatan Maukaro yakni Desa Kebirangga dan Desa Magekapa pada (14-16/9).
Tujuannya dari kegiatan ini adalah memastikan lokasi tangkap nelayan, titik penggunaan para pelaku yang menggunakan alat tangkap yang merusak seperti postasium dan bom serta strategi-strategi tambak gambar yang baik.

Hasil ini akan disampaikan kepada DPRD, Pemerintah Kabupaten Ende, juga Aparat Keamanan. Serta rencana SNI di Kabupaten Ende mendorong inisiasi raperda tentang perlindungan nelayan dan petambak garam.

loading...
loading...