Home / Indotimnews / Soal Hoax Terpah Appi, Arsony: Kami sudah menyimpan kontak yang ikut menyebarkan berita palsu di beberapa group WA

Soal Hoax Terpah Appi, Arsony: Kami sudah menyimpan kontak yang ikut menyebarkan berita palsu di beberapa group WA

MAKASSAR– Terkait pemberitaan di sebuah blogspot dengan judul “Munafri Arifuddin (Appi) Usai pemilu akan ditangkap KPK terkait kasus Korupsi Hambalang” adalah sebuah berita Hoax yang tidak dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya.

Dalam hal ini untuk menjatuhkan Pasangan Calon Wali kota Munafri Arifuddin (Appi) maka sudah dipastikan ada kelompok tertentu yang menyebar Berita HOAX, Jubir Appi-Cicu geram dan angkat bicara terkait hal ini, dan sesegara mungkin melaporkan hal ini kepihak kepolisian terkait penyebaran berita HOAX ini.

Arsony tegaskan, Kami sudah menyimpan kontak-kontak yang ikut menyebarkan berita HOAX di beberapa group WhatsApp dan dalam hal ini akan kami serahkan ke pihak berwajib siapa-siapa saja yang terlibat di dalamnya, tegas Arsony.

Ini gerakan yang terstruktur dari seseorang untuk menjatuhkan nama baik Pak Munafri Arifuddin (Appi) dimana masa minggu tenang yang ditetapkan Penyelenggara muncul berita yang membuat Kami sangat dirugikan dan ini tidak boleh di toleransi lagi, harus ditindak tegas, Geram Arsony.

Terkait dengan pemberitaan yang menyerang pak appi telah kami konfirmasi bahwa dokumen tersebut bukan milik KPK dan pak munafri Arifuddin tidak pernah merasa terlibat persoalan hukum apa pun termasuk kasus yg dimaksud.

Haltersebut juga mendapat tanggapan dari tim hukumAPPICICUirfanidham, SH, informasiinitidakbenar dan tidakberdasarkarnatidak di sebutkansiapalembaga yang mengeluarkan info tersebut, apalagihanyatulisan yang di fotolalu di unggah, sehinggahalinisangatrawan di politisasi

“hati-hati menyebarkan berita atau informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya hal tersebut akan berujung pidana penjara sebagaimana diatur dalam ketentuan UU ITE pasal 27,28 dan 45 dengan pidana penjara 6 tahun dan denda 1 milyar” tegas irfan.

Pembuat dan Penyebar berita atau informasi ini harus segera mengklarifikasi dan meminta maaf jika tidak akan kami lakukan tindakan hukum untuk segera memproses hal tersebut dengan melaporkannya kepada pihak yang berwajib.(matarakyatmu)

 

loading...